NEWS

Ali Taher Sebut Penanganan PMKS di Banten Hidup Segan Matipun Tak Mau

Bantenekspose.com - Dalam negara berdemokrasi diperlukan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, LSM, media massa serta lembaga-lembaga lainnya, untuk mendorong pemerintah. Karena mungkin ada hal-hal yang terlewatkan.

Demikian dikatakan Ketua Komisi VIII DPR-RI fraksi PAN, Ali Taher usai menghadiri diskusi publik  bertema “PMKS Tanggungjawab Siapa?” yang digagas oleh Forum Wartawan Tangerang (Forwat) di salah satu hotel, Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (24/02).

Ali Taher, anggota DPRRI dari dapil Banten III ini menuturkan, peran infrastruktur sosial itu diperlukan untuk memberikan usul dan saran atau rekomendasi kepada pemerintah dalam rangka perbaikan disisi pengembangan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Dalam pembangunan di Banten ini, kita terus mendorong supaya terjadi alokasi anggaran yang cukup wajar. Artinya dibutuhkan intervensi program di level bawah terutama di masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial  (PMKS),” ujarnya.

Ia menyebut persoalan PMKS di Banten terdapat 26 item, yang menjadi problematika. Meski tidak seberat daerah-daerah lain, namun tambah Taher, Banten yang notabenenya sebagai penyangga ibu kota maka kehadiran mereka (PMKS_red) menjadi penting untuk diperhatikan secara serius.

Menurutnya, elemen-elemen masyarakat seperti LSM, Ormas dan media massa juga diminta bisa mengontrol pemerintah pusat maupun daerah terkait anggaran.

“Oleh karena itu, kegiatan semacam ini penting, mendatangkan pejabat-pejabat dari pusat. Kegiatan seperti ini tidak cukup sekali, terutama pada moment penting, pertama APBN dan APBN-P. Agar pelaku kontrol sosial bisa mengikuti perkembangan itu dan mengevaluasi, anggaranya lari kemana untuk siapa?, meskipun itu kewenanganya ada di pemerintah,” terangnya.

Sementara ia juga menyebut, anggaran di Provinsi Banten untuk penanggulangan PMKS itu masih dalam klarifikasi dan diklasifikasi. Ditanya sejauh mana penanganan keberadaan PMKS di Banten hingga saat ini....? “Hidup segan mati pun tak mau”. Sangat memperihatinkan, soal data itu bisa dikonfirmasi di masing-masing kota dan kabupaten,” cetus Taher. (DAM)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar