NEWS

Berkait Dugaan Taruna STIP Tewas Disiksa Senior, Ini Tindakan Menhub


Foto: kininews
Bantenekspose.com - Peristiwa tragis terjadi di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda, Cilingsing, Jakarta Utara. Seorang taruna atas nama Amirullah Adityas Putra (19) tewas diduga setelah mendapatkan penganiayaan dari seniornya.

Humas Polres Jakarta Utara, Kompol HM Sungkono, mengatakan saat ini 4 tersangka sudah diamankan. Mereka adalah SM (20), WS (20), IS (22), dan AR (20). Ia mengatakan kejadian itu bermula ketika para junior dikumpulkan setelah bermain drum sekira pukul 22.00 WIB. Saat itu ada 6 taruna yang berkumpul di lantai 2 di kamr M-205.

Di sana mereka dianiaya oleh empat senior yang kini menjadi tersangka. Mereka dipukuli satu per satu dengan tangan kosong. Namun ketika pukulan terakhir dilayangkan WS, Amirullah ambruk ke dada seniornya. Amirullah rupanya telah tewas saat itu. “Kejadian tersebut merupakan insiden yang ketiga kali. Sebelumya terjadi tahun 2012 dan tahun 2013,” ujar Sungkono.

Menyikapi hal itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertindak tegas. Pihaknya saat ini diketahui sedang membentuk tim investigasi yang diketuai Sekretaris BPSDM Perhubungan Edward Marpaung.

Sebagai tindak lanjut dari kejadian tersebut, Kemenhub juga telah mengambil langkah cepat dengan membebastugaskan Ketua STIP, Capten Weku F Karuntu. Menhub Budi Karya juga menyatakan belasungkawa atas meninggalnya Amirulloh Adityas Putra, taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Tingkat I Angkatan Tahun 2016 Jurusan Nautika itu.

Budi Karya menyesalkan terjadinya tindakan kekerasan di STIP Jakarta hingga menewaskan tarunanya. Kementerian Perhubungan telah berulang kali mengingatkan para pengelola sekolah, untuk melaksanakan standar prosedur atau protap pengawasan. Tujuannya, untuk mencegah terjadinya kekerasan di sekolah-sekolah di bawah pembinaan Kementerian Perhubungan. (dam/kininews)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar