Berkait Dugaan Taruna STIP Tewas Disiksa Senior, Ini Tindakan Menhub
0 menit baca
![]() |
| Foto: kininews |
Humas Polres
Jakarta Utara, Kompol HM Sungkono, mengatakan saat ini 4 tersangka sudah
diamankan. Mereka adalah SM (20), WS (20), IS (22), dan AR (20). Ia mengatakan
kejadian itu bermula ketika para junior dikumpulkan setelah bermain drum sekira
pukul 22.00 WIB. Saat itu ada 6 taruna yang berkumpul di lantai 2 di kamr
M-205.
Di sana mereka
dianiaya oleh empat senior yang kini menjadi tersangka. Mereka dipukuli satu
per satu dengan tangan kosong. Namun ketika pukulan terakhir dilayangkan WS,
Amirullah ambruk ke dada seniornya. Amirullah rupanya telah tewas saat itu.
“Kejadian tersebut merupakan insiden yang ketiga kali. Sebelumya terjadi tahun
2012 dan tahun 2013,” ujar Sungkono.
Menyikapi hal
itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertindak tegas. Pihaknya saat ini
diketahui sedang membentuk tim investigasi yang diketuai Sekretaris BPSDM
Perhubungan Edward Marpaung.
Sebagai tindak
lanjut dari kejadian tersebut, Kemenhub juga telah mengambil langkah cepat
dengan membebastugaskan Ketua STIP, Capten Weku F Karuntu. Menhub Budi Karya
juga menyatakan belasungkawa atas meninggalnya Amirulloh Adityas Putra, taruna
Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Tingkat I Angkatan Tahun 2016 Jurusan
Nautika itu.
Budi Karya
menyesalkan terjadinya tindakan kekerasan di STIP Jakarta hingga menewaskan
tarunanya. Kementerian Perhubungan telah berulang kali mengingatkan para
pengelola sekolah, untuk melaksanakan standar prosedur atau protap pengawasan.
Tujuannya, untuk mencegah terjadinya kekerasan di sekolah-sekolah di bawah
pembinaan Kementerian Perhubungan. (dam/kininews)
