Surtawijaya: Pemberian Makanan Tambahan Tingkatkan Kesejahteraan
0 menit baca
Bantenekspose.com - Sebanyak 1.088 balita di Desa Babakan Asem Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang mendapatkan makanan tambahan, yang dikemas dalam kegiatan Pemberdayaan Posyandu UP2K dan BKB, yang di gelontorkan oleh pemerintah pusat ke setiap desa yang berada di tanah air melalui Anggaran Pembelanjaan Negara (APBN) tahun anggaran 2016.
Di Desa Babakan Asem sendiri, untuk mengantisipasi pelayanan maksimal, pemberian makanan tambahan untuk bayi diberikan secara bergilir setiap hari berbeda posyandu. Kegiatan yang diikuti para ibu-ibu dan balita ini, mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Pasalnya, mereka merasakan betul manfaat bagi para kader dan juga masyarakat setempat.
“Ya pembagian diberikan secara bergantian setiap hari, hari ini di posyandu Tanjung 1, besok di Tanjung 2 , dan seterusnya, di Desa ini sendiri memiliki 7 posyandu, kegiatan ini di sambut hangat oleh warga," papar Kepala Desa Babakan Asem H. Surta Wijaya.
Surta Menjelaskan, Kegiatan sebelumnya diawali dengan pendaftaran, penimbangan berat badan bayi dan balita, pencatatan. Kemudian kepada mereka yang sudah terdaftar, diberikan makanan tambahan (PMT), imunisasi, dan diakhiri dengan penyuluhan mengenai tata cara penjagaan bayi dan balita oleh kader Posyandu.
“Dengan adanya program ini, warga kami di latih untuk trampil, cerdas, dan peka, mereka mendapatkan wawasan lebih mengenai kesehatan anak, perkembangan kesehatan anak, dan juga bagaimana menjaga kesehatan anak," tambahnya
Menurut nya, Kegiatan Pemberdayaan Posyandu UP2K dan BKB merupakan salah satu upaya Pemerintah Pusat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia, Terutama kata surta, dalam upaya penyelamatan ibu melahirkan, serta mengurangi kasus gizi buruk bagi bayi atau balita.
“Program posyandu ini menjadi terus berkembang dari sebelumnya. Kader yang ada mampu menjaga kesejahteraan masyarakat setempat khususnya ibu hamil dan juga balita, kami mendukung kegiatan ini dan Kami berharap kedepannya kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat," pungkas Surta. (dam/wan)
Di Desa Babakan Asem sendiri, untuk mengantisipasi pelayanan maksimal, pemberian makanan tambahan untuk bayi diberikan secara bergilir setiap hari berbeda posyandu. Kegiatan yang diikuti para ibu-ibu dan balita ini, mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Pasalnya, mereka merasakan betul manfaat bagi para kader dan juga masyarakat setempat.
“Ya pembagian diberikan secara bergantian setiap hari, hari ini di posyandu Tanjung 1, besok di Tanjung 2 , dan seterusnya, di Desa ini sendiri memiliki 7 posyandu, kegiatan ini di sambut hangat oleh warga," papar Kepala Desa Babakan Asem H. Surta Wijaya.
Surta Menjelaskan, Kegiatan sebelumnya diawali dengan pendaftaran, penimbangan berat badan bayi dan balita, pencatatan. Kemudian kepada mereka yang sudah terdaftar, diberikan makanan tambahan (PMT), imunisasi, dan diakhiri dengan penyuluhan mengenai tata cara penjagaan bayi dan balita oleh kader Posyandu.
“Dengan adanya program ini, warga kami di latih untuk trampil, cerdas, dan peka, mereka mendapatkan wawasan lebih mengenai kesehatan anak, perkembangan kesehatan anak, dan juga bagaimana menjaga kesehatan anak," tambahnya
Menurut nya, Kegiatan Pemberdayaan Posyandu UP2K dan BKB merupakan salah satu upaya Pemerintah Pusat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia, Terutama kata surta, dalam upaya penyelamatan ibu melahirkan, serta mengurangi kasus gizi buruk bagi bayi atau balita.
“Program posyandu ini menjadi terus berkembang dari sebelumnya. Kader yang ada mampu menjaga kesejahteraan masyarakat setempat khususnya ibu hamil dan juga balita, kami mendukung kegiatan ini dan Kami berharap kedepannya kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat," pungkas Surta. (dam/wan)
