SMAN 3 Rangkasbitung, Siap Ikuti Program Adiwiyata Mandiri
0 menit baca
![]() |
| Hj Ucu Lena Murtadewi |
Kepala SMAN 3 Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Hj Ucu Lena Murtadewi yang ditemui wartawan bantenekspose.com mengatakan bahwa budaya cinta dan peduli terhadap lingkungan itu sangat penting, itulah sebabnya sejak memimpin SMAN 3 Rangkasbitung, perilaku mencintai lingkungan terhadap para siswa dan warga sekolah terus diakukan dan ditumbuhkan sehingga tanpa adanya program adiwiyata pun sekolahnya sudah berbudaya lingkungan.
Alhamdulillah setelah tahun sebelumnya mendapat penghargaan adiwiyata tingkat Provinsi Banten, tahun 2016 ini sekolah kami mendapat penghargaan adiwiyata tingkat nasional. Ini tentu sangat membanggakan dan artinya kerja keras dan kerja sama semua warga sekolah sudah berjalan dengan baik. Insyaallah tahun depan kami siap melanjutkan untuk mengikuti program adiwiyata mandiri," kata Hj Ucu Lena.
Diktambahkan Wakasek bidang humas SMAN 3 Rangkasbitung, Sri bahwa dengan diraihnya adiwiyata nasional ini, sekolahnya tetap semangat untuk terus melanjutkan program ini dan sudah mempersiapkannya dengan baik. Jadi optimis tahun berikutnya bisa meraih penghargaan sebagai sekolah adiwiyata mandiri.
"Pada tahun 2017 untuk meraih predikat adiwiyata mandiri, kami harus membina 10 sekolah yg mengikuti program adiwiyata dan semuanya harus di SK-kan. Dan dalam pembinaannya nanti, selain menerjunkan para guru yang masuk tim adiwiyata, kamipun melibatkan para siswa anggota tim pokja adiwiyata. Ada 7 pokja yaitu bank sampah, TOS, green house, MOL, mading adiwiyata,kompos dan pokja kantin sehat yang anggotanya 66 siswa. Selain tim pokja kamipun membentuk tim adiwiyata di tiap tiap kelas. Mudah mudahan dengan kerjasama semua pihak. predikat sekolah adiwiyata mandiri bisa kami raih," harapnya (Trust)
