Mesin Birokrasi, Sarana Empuk Meraih Kekuasaan
0 menit baca
Bantenekspose.com - Banyak cara untuk memuluskan kekuasaan politik, tak terkecuali memaksimalkan mesin birokrasi. Mungkinkah ini terjadi dalam perhelatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur nanti?
Menurut Esa jurnalis sebuah media online, bukan rahasia lagi bila kedua kubu, sedang merancang strategi menggunakan mesin birokrasi. Kondisi ini, tentu akan menguntungkan salah satu pasangan calon.
"Mesin birokrasi, saya lihat bakal dipakai maksimal oleh para calon," ujar Esa.
Dikatakan Esa, birokrasi Pemkab/pemkot di Banten, tak kan terlepas dari kepentingan ini. Publik sudah tahu semua.
Lantas, siapa yang bakal memainkan birokrasi Pemprov Banten?
Direktur LSM Garda Banten Haerudin, membeberkan kepada Bantenekspose.com, beberapa dinas tertentu sudah dirancang untuk memuluskan salah satu pasangan calon.
Sementara, lanjut Udin, calon lainnya secara sembunyi-sembunyi, melalui orang-orang yang militan, diduga ikut memainkan proyek-proyek yang ada, untuk membantu pendanaan jaringan.
"Kita di kalangan LSM, sudah mempunyai catatan itu semua," ungkapnya.
Dikatakan Udin, bila ada yang mengatakan, bahwa birokrasi Pemprov Banten netral, saya lihat orang itu sudah buta.
Kondisi ini, dalam penilaian Udin jelas sangat merugikan dalam membangun pemerintahan yang bersih dan transparan.
"Bila ini tidak dihentikan, jangan harap perwujudan pemerintahan yang bersih terlaksana," katanya. (Zay)
Menurut Esa jurnalis sebuah media online, bukan rahasia lagi bila kedua kubu, sedang merancang strategi menggunakan mesin birokrasi. Kondisi ini, tentu akan menguntungkan salah satu pasangan calon.
"Mesin birokrasi, saya lihat bakal dipakai maksimal oleh para calon," ujar Esa.
Dikatakan Esa, birokrasi Pemkab/pemkot di Banten, tak kan terlepas dari kepentingan ini. Publik sudah tahu semua.
Lantas, siapa yang bakal memainkan birokrasi Pemprov Banten?
Direktur LSM Garda Banten Haerudin, membeberkan kepada Bantenekspose.com, beberapa dinas tertentu sudah dirancang untuk memuluskan salah satu pasangan calon.
Sementara, lanjut Udin, calon lainnya secara sembunyi-sembunyi, melalui orang-orang yang militan, diduga ikut memainkan proyek-proyek yang ada, untuk membantu pendanaan jaringan.
"Kita di kalangan LSM, sudah mempunyai catatan itu semua," ungkapnya.
Dikatakan Udin, bila ada yang mengatakan, bahwa birokrasi Pemprov Banten netral, saya lihat orang itu sudah buta.
Kondisi ini, dalam penilaian Udin jelas sangat merugikan dalam membangun pemerintahan yang bersih dan transparan.
"Bila ini tidak dihentikan, jangan harap perwujudan pemerintahan yang bersih terlaksana," katanya. (Zay)
