Komponen Masyarakat Deklarasikan Gemas Tolak Dinasti
0 menit baca
Bantenekspose.com - Gerah dengan kondisi Banten yang belum bebas dari budaya korupsi, sejumlah eksponen masyarakat mendeklarasikan Gerakan Masyarakat Tolak Dinasti (Gemas Tolak Dinasti)
Gemas Tolak Dinasti, lebih mengarah pada gerakan moral yang mengusung Banten lebih baik dan bertujuan untuk menyadarkan masyarakat, menolak Politik Dinasti Korup.
Kegiatan yang dilaunching di Kebon Kubil, Kota Serang ini, merupakan organisasi masyarakat yang dibentuk di delapan Kabupaten/Kota di Banten, mengusung gerakan moral bersama masyarakat yang menginginkan Banten lebih baik.
Koordinator Gemas Tolak Dinasti, Khoirul Umam Kf, mengatakan bahwa gerakan moral tersebut terbentuk, sebagai jawaban atas kondisi Banten yang terlalu lama berada dalam cengkeraman kelompok kekuasaan yang cenderung korup.
"Kami darigabungan teman-teman kabupaten/kota membentuk jaringan Gerakan Masyarakat Tolak Dinasti Korupsi ini, karena Banten ini sudah terlalu lama terjerembab dalam lumpur politik absolute, praktek politik korupsi," kata Khoirul Umam.
Melalui gerakan moral ini, Umam berharap jangan sampai Banten terjebak kembali ke lubang yang sama. Untuk itu harus ada gerakan penyadaran kepada masyarakat Banten.
"Kita tidak ingin Banten kembali terjerumus ke lubang yang sama. Jangan salah persepsi, kami hanya menolak politik dinasti korup," pungkasnya. (Sage)
Gemas Tolak Dinasti, lebih mengarah pada gerakan moral yang mengusung Banten lebih baik dan bertujuan untuk menyadarkan masyarakat, menolak Politik Dinasti Korup.
Kegiatan yang dilaunching di Kebon Kubil, Kota Serang ini, merupakan organisasi masyarakat yang dibentuk di delapan Kabupaten/Kota di Banten, mengusung gerakan moral bersama masyarakat yang menginginkan Banten lebih baik.
Koordinator Gemas Tolak Dinasti, Khoirul Umam Kf, mengatakan bahwa gerakan moral tersebut terbentuk, sebagai jawaban atas kondisi Banten yang terlalu lama berada dalam cengkeraman kelompok kekuasaan yang cenderung korup.
"Kami darigabungan teman-teman kabupaten/kota membentuk jaringan Gerakan Masyarakat Tolak Dinasti Korupsi ini, karena Banten ini sudah terlalu lama terjerembab dalam lumpur politik absolute, praktek politik korupsi," kata Khoirul Umam.
Melalui gerakan moral ini, Umam berharap jangan sampai Banten terjebak kembali ke lubang yang sama. Untuk itu harus ada gerakan penyadaran kepada masyarakat Banten.
"Kita tidak ingin Banten kembali terjerumus ke lubang yang sama. Jangan salah persepsi, kami hanya menolak politik dinasti korup," pungkasnya. (Sage)
