KNPI Banten Tuding Dispora Ciderai Peringatan Hari Sumpah Pemuda
0 menit baca
Bantenekspose.com- Dinas pemuda dan Olahraga (DISPORA) Provinsi Banten, dinilai ceroboh melakukan perpeloncoan kekerasan terhadap peserta kemah bakti pemuda, pada peringatan hari sumpah pemuda ke-88 tahun 2016 ini.
Kegiatan kemah bakti tersebut dilaksanakan pada tanggal 26-28 Oktober yang lalu. Peserta dalam kegiatan tersebut adalah pemuda, mahasiswa, dan pelajar se-Banten.
Namun, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu diluar dugaan peserta. Selain pelaksanaan yang terkesan sangat tidak terencana dengan baik, kegiatan tersebut juga dibumbui oleh kekerasan fisik yang dialami oleh peserta yang mengikuti kegiatan.
Salah seorang peserta yang jadi korban, Muhit, mahasiswa IAIB Serang dan Pengurus HMI Cab Serang dan juga pengurus DPD KNPI Banten dirinya mengungkapkan rasa kecewa yang dalam.
"Saya kira, acara kemah bakti pemuda yang diselenggarakan oleh Dispora Banten itu, adalah ajang silaturahmi sekaligus ajang penyatuan dan persatuan pemuda se-Banten. Tetapi, apa yang terjadi di lapangan tidak sesuai dengan harapan. Kekerasan fisik dan mental lebih dominan dalam acara tersebut," ujarnya.
Kekerasan tersebut diduga dilakukan secara sengaja oleh panitia yang dari Dispora. Peserta ada yang dicambuk memakai selang air hingga membekas pada punggungnya. Saat ini korban sudah melapor ke Polres Serang dan sudah dilakukan visum.
Kejadian tersebut mengundang kecaman keras dari KNPI Banten, Khaerul Umam.
Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI DPD KNPI Prov Banten) megungkapkan, atas nama KNPI Banten dan seluruh OKP, Fmengecam keras atas tindakan kekerasan kepada peserta kemah bakti pemuda, yang di selenggarakan oleh Dispora Provinsi Banten beberapa hari yang lalu.
"Ini sudah menciderai momentum hari sumpah pemuda dan kami akan mendampingi korban. Kami juga perntahkan LKBH DPD KNPI Banten agar mendampingi kasus ini hingga ke pengadilan," tegasnya. (Parman)
Kegiatan kemah bakti tersebut dilaksanakan pada tanggal 26-28 Oktober yang lalu. Peserta dalam kegiatan tersebut adalah pemuda, mahasiswa, dan pelajar se-Banten.
Namun, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu diluar dugaan peserta. Selain pelaksanaan yang terkesan sangat tidak terencana dengan baik, kegiatan tersebut juga dibumbui oleh kekerasan fisik yang dialami oleh peserta yang mengikuti kegiatan.
Salah seorang peserta yang jadi korban, Muhit, mahasiswa IAIB Serang dan Pengurus HMI Cab Serang dan juga pengurus DPD KNPI Banten dirinya mengungkapkan rasa kecewa yang dalam.
"Saya kira, acara kemah bakti pemuda yang diselenggarakan oleh Dispora Banten itu, adalah ajang silaturahmi sekaligus ajang penyatuan dan persatuan pemuda se-Banten. Tetapi, apa yang terjadi di lapangan tidak sesuai dengan harapan. Kekerasan fisik dan mental lebih dominan dalam acara tersebut," ujarnya.
Kekerasan tersebut diduga dilakukan secara sengaja oleh panitia yang dari Dispora. Peserta ada yang dicambuk memakai selang air hingga membekas pada punggungnya. Saat ini korban sudah melapor ke Polres Serang dan sudah dilakukan visum.
Kejadian tersebut mengundang kecaman keras dari KNPI Banten, Khaerul Umam.
Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI DPD KNPI Prov Banten) megungkapkan, atas nama KNPI Banten dan seluruh OKP, Fmengecam keras atas tindakan kekerasan kepada peserta kemah bakti pemuda, yang di selenggarakan oleh Dispora Provinsi Banten beberapa hari yang lalu.
"Ini sudah menciderai momentum hari sumpah pemuda dan kami akan mendampingi korban. Kami juga perntahkan LKBH DPD KNPI Banten agar mendampingi kasus ini hingga ke pengadilan," tegasnya. (Parman)
