Ancaman Kesehatan Dibalik Kresek Hitam
0 menit baca
Bantenekspose.com - Plastik kresek adalah hal wajib yang
dipakai pembeli saat berbelanja. Plastik atau kantong kresek sering dipakai
untuk membungkus barang-barang yang sudah dibeli oleh konsumen. Namun plastik
kresek terutama yang berwarna hitam tersebut ternyata tidak baik untuk
membungkus makanan.
Kenapa plastik kresek hitam ini berbahaya? Kantong palstik
kresek hitam terbuat dari plastik bekas yang kemudian didaur ulang. Dalam
proses ini biasanya ditambahkan berbagai zat kimia sebagai bahan tambahan, dan
selanjutnya dilelehkan pada suhu tertentu.
Bayangkan, selain zat kimia tambahan, plastik-plastik tersebut
memiliki riwayat penggunaan yang beragam, misalnya bekas bungkus pestisida,
kotoran hewan, pupuk, sampah rumah tangga, limbah rumah sakit, dan sebagainya.
Tidak mengherankan bila plastik kresek hitam ini memiliki aroma yang tajam.
Yang memprihatinkan adalah bahwa plastik daur ulang ini juga
digunakan untuk membuat alat-alat yang lain, seperti sedotan, piring plastik,
sendok, dan lain sebagainya. Mengingat proses pembuatannya, jelas bahwa plastik
kresek hitam tidak layak digunakan sebagai bungkus makanan siap santap.
Plastik kresek hitam sebaiknya hanya digunakan untuk membungkus
barang lain misalnya mainan, pupuk, barang rumah tangga lain, atau bahan
makanan mentah yang masih memiliki kulit. Intinya, makanan tidak langsung
bersentuhan dengan plastik tersebut.
Karena, bahaya penyakit penggunaan plastik ini pun cukup
mengkhawatirkan yaitu kanker dan kerusakan ginjal, maupun penyakit lainnya
tergantung bahan yang dikandungnya.
Selain kantung plastik kresek, pembungkus makanan lain juga
patut diperhatikan karena bisa saja mengandung zat berbahaya bagi kesehatan.
Selama ini masyarakat menerima dengan lumrah makanan yang dibungkus oleh kertas
biasa, kertas koran atau kertas bekas majalah.
Kertas
pembungkus tersebut di atas tidak didesain khusus untuk wadah makanan, sehingga
mengandung zat berbahaya seperti timbal, karbon, dan lainnya. Timbal dapat
mudah berpindah ke makanan jika terkena minyak dan panas yang mampu menyebabkan
kelumpuhan.
Jika Anda membeli gorengan, sayur-sayuran, kue, roti, dan
lain-lain perhatikan pembungkusnya. Hindari kertas bekas atau kertas bukan
untuk makanan (kertas koran, kertas majalah). Gunakanlah piring atau wadah
lainnya yang didesain khusus untuk makanan. (sumber: islampos)
