Tekan Tingkat Kematian Ibu dan Anak Lewat GSI
0 menit baca
![]() |
| Hj Nani Suryani |
Bantenekspose.com - Dalam rangka menekan tingkat kematian ibu dan
anak saat melahirkan, pemerintah Kabupaten Lebak melalui.Badan Pemberdayaan
Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB adakan pembinaan program Gerakan Sayang
Ibu (GSI) di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak.
Kepala bidang Pemberdayaan Perempuan (BPPKB.) Kabupaten
Lebak Dra Hj Nani Suryani yang ditemui bantenekspose.com
setelah melakukan pembinaan GSI di Desa Sajira Mekar, Kecamatan Sajira
mengatakan bahwa tujuan pemerintah menyelenggarakan program gerakan sayang ibu,
adalah untuk menekan angka kematian anak dan ibu pada saat melahirkan dengan
cara meningkatkan kepedulian seluruh masyarakat, untuk lebih memperhatikan pada
wanita yang sedang hamil sampai melahirkan dengan selamat.
"Terjadinya kematian saat melahirkan pada ibu atau
anak, banyak disebabkan karena keterlambatan penanganan, apabila terjadi hal
atau persalinan yang tidak normal atau bermasalah," kata Hj Nani.
Dikatakan, untuk lebih menggalakan dan kepedulian seluruh
masyakat desa terhadap program gerakan sayang ibu maka pemerintah mengadakan
perlombaan GSI mulai tingkat kabupaten, provinsi dan nasional. Untuk tahun 2016
ini Kabupaten Lebak diwakili oleh Pokja GSI dari Desa Sajira Mekar, Kec.
Sajira.
Dalam lomba GSI ini ada 5 katagori diantaranya, kecamatan
sayang ibu, desa sayang ibu, Rumah sakit sayang ibu, bina keluarga balita dan
perusahaan sayang ibu. Untuk desa Sajira Mekar persiapan mengikuti lomba sudah
baik, tinggal melengkapi data atau dokumen saja. Karena semua kegiatan yang
telah dilaksanakan yang berkaitan dengan GSI harus tercatat dan
didokumentasikan
“Mudah mudahan dengan adanya program GSI ini. Apa yang
menjadi tujuan yaitu menekan kematian ibu dan anak saat persalinan tercapai,” harapnya
(Trust)
