Pasca Tawuran Pelajar, Polrestro Tangerang Sweeping Sekolah
0 menit baca
Bantenekspose.com - Pasca tawuran dua kelompok pelajar yang
mengakibatkan tewasnya Fajri Ramadhan (16), siswa SMK Negeri 4 Kota Tangerang,
pada Sabtu (20/8) dini hari, petugas kepolisan Polsek dan Polres Metro
Tangerang Kota, melakukan pemeriksaan di dua sekolah, yakni SMK PGRI 2 dan SMK Negeri 4 kota Tangerang.
Dalam giat yang digelar pada Senin (22/8) pagi itu, petugas
kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap tas milik siswa, sekaligus memberikan
pembinaan.
Setelah meberikan pembinaan terhadap para siswa, petugas
kepolisian melanjutkan sweeping di luar sekolah. Alhasil, dalam sweeping itu
petugas menemukan senjata tajam yang di sembunyikan di belakang pos polisi, di
jalan TMP Taruna Kota Tangerang.
Kasat reskrim polres metro Tangerang, AKBP Widji Lestanto
mengatakan, kegiatan ini untuk mengantisipasi pasca tawuran antar dua kelompok
pelajar.
"Ya, tadi kita melaukan pemeriksan teradap siswa di
sekolah. Dalam pemeriksan itu tidak temukan senjata tajam. Namun setelah kita
melakukan penyisiran ke lokasi dimana
tempat mereka berkumpul yang tak jauh dari lokasi sekolah, para petugas
menemukan sebilah senjata tajam berjenis pedang," katanya.
Saat ini, Kata Widji, pihaknya sudah memeriksa enam saksi
dari teman korban. "Kita sudah periksa saksi, yakni dari pihak teman-teman
korban yang saat itu ada di lokasi kejadian. Pengembangan masih terus dilakukan,” jelasnya.
Menurut Widji, pihaknya masih berupaya untuk memeriksa saksi
dari SMK PGRI 2 Tangerang yang menjadi lawan sekolah korban saat tawuran. "Ya
mudah-mudahan ini bisa cepat terungkap siapa pelakunya," katanya.
Seperti diketahui, tawuran antar sekolah pecah kembali
antara pelajar SMKN 4 Tangerang dengan SMK PGRI 2, pada Sabtu (20/8) siang, di
kawasan Taman Potret, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang.
