Optimalisasi SPAM Diduga Bermasalah, Koalisi LSM Oncog Satker SPAM Banten
0 menit baca
Bantenekspose.com – Kegiatan optimalisasi Sistem Penyediaan
Air Minum (SPAM) tahun 2015 diduga bermasalah, koalisi pergerakan lembaga swadaya
masyarakat (LSM) pun mengoncog kantor SPAM Banten, di kawasan Karundang Kota
Serang, Rabu (24/08).
Proyek yang berlokasi di Kecamatan Petir, Tunjung Teja dan
Cikeusal itu, telah menghabiskan puluhan miliar dana APBN tahun 2015.
Rinciannya, Kegiatan Optimalisasi SPAM di Keca Petir menelan dana tidak kurang
dari Rp 1,4 miliar, di Kecamatan Tunjung menelan dana tidak kurang dari Rp 1,9
M dan kegiatan di Kec Cikeusal menelan dana tidak kurang dari Rp 10,6 M.
Menurut koordinator aksi, Holil, secara umum kegiatan SPAM
tahun 2015 itu diduga bermasalah. Dalam proses pengerjaan di beberapa titik
halte, mengangkangi ketentuan peraturan perundang-undangan, baik dalam tahapa
pra pembangunan maupun pasca pembangunan.
“Dalam prosesnya, kami melihat tidak ada koordinasi
dimulainya pelaksanaan kegiatan kepada masyarakat setempat, sehingga
menimbulkan kerugian materi dan immateri,” kata Holil.
Selain itu, lanjut Holil, terdapat pula kerusakan bangunan
pelengkap jalan, yaitu drainase dan gorong-gorong yang dibangun tahun anggaran
2014/2015, bersumberkan dari APBD Banten, sepanjang ruas jalan Petir – Waung Gunung.
Sementara itu, koordinator lapangan aksi, Amrul, menambahkan
bahwa kegiatan Optimalisasi SPAM tersebut diduga mengabaikan Ijin Mendirikan
Bangunan bawah tanah, dalam hal ini penunjang utilitas jalan, dimulai dari
proses perijinan di tingkat desa hingga kabupaten, sesuai pernyataan pejabat
bupati Kabupaten Serang.
“Kami menduga kegiatan tersebut tidak memiliki sertifikat
laik bangunan, sehingga berdampak terhadap keselamatan masyarakat dan
terganggunya fungsi jalan. (Jkm)
