Ketertinggal Desa, PR Pemkab Pandeglang Yang Tersisa
0 menit baca
Bantenekspose.com – 16 tahun Provinsi
Banten ternyata belum bisa mendongkrak Kabupaten Pandeglang dari
ketertinggalan. Setidaknya, di kabupaten yang kini dipimpin duet Irna – Tanto,
masih dihadapkan pada persoalan desa tertinggal.
Masih tingginya angka desa yang tertinggal di Kabupaten Pandeglang
merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi Pemerintah Kabupaten
Pandeglang.
Dari ujung selatan Pandeglang sampai ujung utara Pandeglang,
diperkirakan masih ada sekitar 77 desa yang tertinggal. Tentu itu merupakan
angka yang masih cukup tinggi dan menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab
Pandeglang.
Padahal dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat berupa Dana Desa
(DD)sekitar Rp1,2 miliar pertahun, sesungguhnya pengentasan desa tertinggal
tiap tahun bisa terus meningkat dan desa tertinggal seiap tahunnya bisa
berkurang.
Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban, kepada wartawan mengungkapkan
bahwa desa yang tertinggal, merupakan desa yang tidak tumbuh secara ekonomi
karena kurangnya lapangan pekerjaan untuk masyarakatnya.
Tanto mengungkapkan, pengentasan desa tertinggal di Kabupaten Pandeglang
memang tidak sesuai target. Namun dirinya menjelaskan, dengan adanya Dana Desa
(DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) seharusnya bisa menumbuhkan perekonomian desa.
“Pengentasan desa tertinggal di Kabupaten Pandeglang memang tidak sesuai
target, namun dengan adanya DD dan ADD yang cukup besar dan dilakukan sesuai
aturan, bisa menumbuhkan perekonomian di tiap desa itu,” papar Tanto.
Ditambahkan, tujuan adanya DD dan ADD dari pusat sesungguhnya untuk
mengentaskan desa yang tertinggal, seharusnya dengan anggaran yang sebesar itu,
sesungguhnya pengentasan desa tertinggal bisa cepat diatasi.
“Tujuan pemerintah pusat sendirikan dengan adanya DD dan ADD untuk
mengentasakan desa tertinggal. Apalagi dengan dana yang yang mencapai Rp1,2
miliar pertahun, pengentasan desa tertinggal bisa cepat diselesaikan. Apalagi
tahun depan akan ada penambahan dana untuk desa,” pungkasnya. (dam/tro)
