Dindik Lebak Evaluasi Hasil FLS2N
0 menit baca
![]() |
| Budi, Koordinator FLS2N Lebak |
Bantenekspose.com
- Terkait hasil Festival Lomba Seni
Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Banten 2016 yang dilaksanakan di Anyer
Kabupaten Serang selama 4 hari, mulai tanggal 9 samapai 13 Agustus lalu kurang
menggembirakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak akan adakan
evaluasi.
Ketua
kordinator Tim FLS2N tingkat Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Lebak. Budi yang
ditemui bantenekspose.com
di ruang kerjanya mengatakan ,bahwa hasil yang diperoleh Kabupaten Lebak pada
FLS2N Sekolah Dasar (SD) tingkat Provinsi Banten 2016 kurang memuaskan
dan sangat diluar dugaan.
Salah
satu penyebabnya diantaranya yaitu pembinaan dan pelatihan peserta lomba masih
berbasis sekolah, sedangkan kabupaten lain sudah berbasis sanggar.
"Pembinaan
di kabupaten Lebak masih berbasis sekolah sehingga hasilnya beda dan kebetulan
juara umumnya direbut Kabupaten Pandeglang yang hasil godogannya berbasis
sanggar dan jauh lebih maju karena sudah dimulai sejak beberapa tahun yang
lalu, sedangkan kita baru mau mulai,"katanya.
Lebih
lanjut dijelaskan Budi.bahwa hasil FLS2N sudah disampaikan kepada Kepala Dinas
Pendidikan termasuk menyebab gagalnya meraih hasil yang maksimal atau tidak
sesuai dengan yangsudah ditargetkan. Yaitu karena perbedaan pembinaan antara
Kabupaten Lebak dengan kabupaten lain.
"Kedepan
akan kami coba evaluasi kekurangannya apa, salah satunya yaitu dikita tidak ada
Training Center (TC) karena tidak adanya anggaran. Untuk itu pada anggaran
perubahan nanti akan kami ajukan untuk tahun depan atau 2017. Mudah mudahan
dengan adanya evaluasi dan memperbaiki kekurangan, akan ada hasilnya,"
Harapnya. (Trust).
