NEWS

Proyek Saluran Irigasi Cibarahung Bojong Juruh Diduga Asal-asalan


Warga menunjukkan pekerjaan irigasi yang terkesan asal-asalan

Bantenekspose.com- Pekerjaan saluran Irigasi yang berada di Desa Bojongjuruh, tepatnya di saluran Cibarahung diduga pengerjaannya asal-asalan. Dalam proyek tersebut tidak ditemukan gambaran mengenai spesifikasi yang semestinya berupa papan informasi.

Tidak ada yang tahu nengenai keberadaan proyek tersebut, termasuk para pekerjapun saat ditanya wartawan enggan berkomentar.

"Kami disini hanya disuruh kerja oleh pihak dinas SDA kabupaten, mengenai hal lainnya tidak tau," ujar seorang pekerja yang namanya tidak mau disebutkan.

Dari pantauan wartawan dilapangan, pekerjaan yang baru dikerjakan 3 minggu ini, nampak pasangan lining baru menggunakan batu cadas yang diperoleh dari daerah aliran sungai(DAS) yang berdempetan dengan saluran Cibarahung. Bahkan informasi yang didapat dari warga sekitar pasirnyapun diperoleh dari sungai yang sama, kualitasnya sangat diragukan.

"Bagaimana mau kuat, jika pasangan batu dan pasirnya tidak hanya asal-asalan, yang namanya batu cadas itu kan akan mudah hancur belum lagi pasirnya yang masih bercampur tanah,” kata Ajat salah seorang warga kepada wartawan.

Dikatakan Ajat, di saluran Cibarahung ini mengairi lahan pesawahan seluas 24 hektar milik warga kampung Bojong Juruh atau sekitar dua RT.

"Saya berharap pihak pemerintah Kabupaten Lebak dalam hal ini dinas SDA untuk tegas dan mengevaluasi kembali pekerjaan yang saat ini belum rampung, karena informasi yang masuk anggaranya ratusan juta rupiah," katanya.

Sementara itu kepala desa Bojong juruh kecamatan Banjarsari, H. Sukmawijaya, membenarkan terhadap adanya pekerjaan di saluran Cibarahung, namun utuk hal yang berkaitan lebih jauh mengenai pekerjaan termasuk anggaranya tidak tahu.

"Saya juga selaku kepala desa, terkadang bingung ketika ada yang menanyakan mengenai proyek saluran irigasi Cibarahung. Selain tidak adanya koordinasi, sosialisasi, kepada desa juga tidak ada pemberitahuan, termasuk banyaknya warga yang mengeluhkan dengan model pemasangan batu cadas," katanya. (Matin)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar