Proyek DI Ciliman, Pekerjaannya Diduga Asal-asalan
0 menit baca
![]() |
| Paket Proyek DI Ciliman Senilai Rp 20 Miliar, pengerjaannya diduga asal-asalan. |
Bantenekspose.com
- Proyek Paket pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi (DI) Bendungan Ciliman
senilai Rp 20 miliar yang dikerjakan PT Dollar Lestari Mandiri diduga asal-asalan.
Ditemukan dibeberapa titik, yang pekerjaanya spot-spot dari mulai kampung Cilamis
ke Ranca Gadung, kemudian ke Cidangder hingga ke saluran Ranca Gede, banyak
pasangan yang tanpa galian. Pasangan atau lining baru banyak ditemukan
melanjutkan dari pasangan asal yang rusak, kemudian pasangan tersebut cukup
pekerjaanya dimulai dari atas bahkan ditengah.
"Pernah
saya melihat ada pasangan yang urug akibat pasangan batu dari atas dulu.
Alasannya air besar. Bukan hanya itu, ditemukan pula pekerjaan hanya cukup
memoles pasangan yang lama seolah-olah kelihatan baru,” kata Ajat, salah seorang
warga kepada wartawan.
Dikatakan
Ajat, lokasi pasangan lining ini ditemukan di petak 16,17,18,21 22,23, 35,38
hingga Mc Nol di HM 6 dan 7 hampir rata-rata sama ditemukan pemasanganya dari
atas.
"Saya
heran, areal yang cukup luas dengan anggaran yang terbilang besar, pekerjaannya
terkesan dibuat-buat, padahal jika memang mau melakukan pemasangan lining baru,
di areal sepanjang bendung Ciliman banyak yang belum ada dindingnya, tidak
semestinya ditempat yang sudah ada, kecuali rehabilitasi," katanya.
Jenis
pekerjaan lainnya, yaitu pengerukan lumpur di sepanjang saluran bending, saat
ini baru proses tahapan. Namun untuk jenis lainya dalam betonisasi jalan di
sepanjang Kp Warung Sugan ke Cibuntu atau dari Desa Lebak Keusik ke Desa Cilegongilir,
yang rencananya dalam sosialisasi bersama warga dan dihadapan kepala desa dan Muspika
itu panjangnya, 4,3 km, tapi kenyataanya hanya 2,5 km.
"Saya
sudah tanyakan ini bersama Kepala Desa, alasanya anggarannya dialihkan ke
normalisasi irigasi. Diperparah lagi, dalam tahap betonisasi lantai kerjanya
cukup dengan hamparan batu dan pasir urug, tidak dibuatkan lantai kerja (line concret)
dari beton. Jadi, setelah dihamparkan material pasir dan batu, barulah beton
diturunkan akibatnya belum juga dipakai sudah banyak yang retak-retak,"
Ujarnya.
Sementara
itu pihak perusahaan, Ai, yang mengaku sebagai pekerja dari PT Dollar, saat di
temui wartawan membantah bila pekerjaannya ini tidak sesuai dengan yang
tercantum dalam kontrak. Sebab, semuanya dilakukan dengan pemasangan baru.
"Lining
yang kami pasang ini semuanya baru, adapun pemasangan dari atas itu karena air
di saluran Bendung Ciliman deras. Adapun untuk pengerukan itu belum dimulai,"
katanya. (Matin)
