NEWS

Proyek DI Ciliman, Pekerjaannya Diduga Asal-asalan

Paket Proyek DI Ciliman Senilai Rp 20 Miliar, pengerjaannya diduga asal-asalan. 
Bantenekspose.com - Proyek Paket pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi (DI) Bendungan Ciliman senilai Rp 20 miliar yang dikerjakan PT Dollar Lestari Mandiri diduga asal-asalan. Ditemukan dibeberapa titik, yang pekerjaanya spot-spot dari mulai kampung Cilamis ke Ranca Gadung, kemudian ke Cidangder hingga ke saluran Ranca Gede, banyak pasangan yang tanpa galian. Pasangan atau lining baru banyak ditemukan melanjutkan dari pasangan asal yang rusak, kemudian pasangan tersebut cukup pekerjaanya dimulai dari atas bahkan ditengah.

"Pernah saya melihat ada pasangan yang urug akibat pasangan batu dari atas dulu. Alasannya air besar. Bukan hanya itu, ditemukan pula pekerjaan hanya cukup memoles pasangan yang lama seolah-olah kelihatan baru,” kata Ajat, salah seorang warga kepada wartawan.

Dikatakan Ajat, lokasi pasangan lining ini ditemukan di petak 16,17,18,21 22,23, 35,38 hingga Mc Nol di HM 6 dan 7 hampir rata-rata sama ditemukan pemasanganya dari atas.

"Saya heran, areal yang cukup luas dengan anggaran yang terbilang besar, pekerjaannya terkesan dibuat-buat, padahal jika memang mau melakukan pemasangan lining baru, di areal sepanjang bendung Ciliman banyak yang belum ada dindingnya, tidak semestinya ditempat yang sudah ada, kecuali rehabilitasi," katanya.

Jenis pekerjaan lainnya, yaitu pengerukan lumpur di sepanjang saluran bending, saat ini baru proses tahapan. Namun untuk jenis lainya dalam betonisasi jalan di sepanjang Kp Warung Sugan ke Cibuntu atau dari Desa Lebak Keusik ke Desa Cilegongilir, yang rencananya dalam sosialisasi bersama warga dan dihadapan kepala desa dan Muspika itu panjangnya, 4,3 km, tapi kenyataanya hanya 2,5 km.

"Saya sudah tanyakan ini bersama Kepala Desa, alasanya anggarannya dialihkan ke normalisasi irigasi. Diperparah lagi, dalam tahap betonisasi lantai kerjanya cukup dengan hamparan batu dan pasir urug, tidak dibuatkan lantai kerja (line concret) dari beton. Jadi, setelah dihamparkan material pasir dan batu, barulah beton diturunkan akibatnya belum juga dipakai sudah banyak yang retak-retak," Ujarnya.

Sementara itu pihak perusahaan, Ai, yang mengaku sebagai pekerja dari PT Dollar, saat di temui wartawan membantah bila pekerjaannya ini tidak sesuai dengan yang tercantum dalam kontrak. Sebab, semuanya dilakukan dengan pemasangan baru.


"Lining yang kami pasang ini semuanya baru, adapun pemasangan dari atas itu karena air di saluran Bendung Ciliman deras. Adapun untuk pengerukan itu belum dimulai," katanya. (Matin)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar