Ngasih THR Rp 50 ribu, Toko Klontong Diamuk Oknum Anggota Ormas
0 menit baca
![]() |
| foto Ilustrasi |
Bantenekspose.com - Gara-gara permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) tidak
dituruti oleh pemilik toko klontong, puluhan oknum yang mengaku anggota Ormas
di Tangerang Selatan mengamuk, Minggu, (22/06/2016) malam.
Dengan mengunakan senjata tajam, oknum anggota ormas itu melampiaskan
kemarahannya dengan merusak sebuah toko kelontong yang berada di Jalan
Sumatera, RT 04 RW 10, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. Pemilik Toko
Klontong, Hosnul Yakin (29) menuturkan, kejadian bermula saat dua orang pelaku
datang mengantarkan surat (proposal.red) permohonan dana THR. Karena menganggap
hanya sumbangan biasa, Hosnul kemudian memberikan uang sebesar Rp.50 ribu.
Karena merasa jumlahnya sedikit, kedua anggota Ormas itu tidak terima,
alhasil kedua orang tersebut pun marah dan memaki-maki korban sambil
mengeluarkan nada ancaman dan akan kembali datang.
Karena khawatir, Hosnul berinisiatif melaporkan kejadian itu pada Ketua RT
setempat, Hamin. Selang beberapa jam kemudian, sekitar pukul 21:00 WIB,
tiba-tiba datang puluhan orang bersenjata tajam dan tanpa basa-basi langsung
melakukan perusakan terhadap toko kelontong milik Hosnul Yakin.
“Mereka nggak terima saya kasih Rp.50 ribu, terus mengancam kalau mau aman
bayar Rp.500 ribu,” tutur Hosnul Yakin saat melaporkan perusakan dan pemerasan
itu ke Mapolsek Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (28/6) siang.
Akibat aksi anarkis itu kaca etalase, tabung elpiji, botol bensin dan
barang dagangan milik hosnul hancur berantakan. Sementara saat peristiwa
terjadi tak ada satupun warga yang berani melerai. Bahkan Ketua RT setempat
yang menyaksikan kejadian tersebut tak mampu berbuat apa-apa. “Mereka terus
ngancam kalau belum ngasih uang sebesar itu bakal terus nggak aman,” tandas
Hosnul.
Merasa terancam Hosnul yang didampingi mertuanya, Rahwini (54) melaporkan
kasus itu ke Mapolsek Ciputat. Sementara, Kapolsek Ciputat, AKP. Tatang Syarif
saat dikonfirmasi mengatakan akan segera menindak para pelaku pengerusakan
tersebut. Namun terlebih dahulu, pihaknya akan melakukan pengecekan ke Tempat
Kejadian Perkara (TKP). “Nanti kita tindak lanjuti. Saat ini petugas kita akan
langsung mengecek ke TKP,” ujar Kapolsek. (Her/Fwt)
