Ungkap Kasus Korupsi, Aktivis Ini Dikroyok Preman
0 menit baca
Bantenekspose.com
- Gerombolan orang tak dikenal tiba-tiba menyerang seorang aktivis LSM di
Tangerang, Rustam Effendi, Kamis (26/5). Penyerangan itu berlangsung di
kediaman korban di Perumahan villa Balaraja, di Desa Saga, Kecamatan Balaraja,
Kabupaten Tangerang.
Eli,
istri korban menuturkan, peristiwa itu bermula ketika rumahnya kedatangan tamu
tak dikenal yang mencari suaminya. “Orang itu menanyakan suami saya, dan saya
bilang ada dan tunggu sebentar,” ujar Eli.
Namun,
begitu sang suami keluar kamar, tiba-tiba segerombolan pria tersebut langsung
menyerang dan mengeroyok korban hingga babak belur. Bahkan, kepala korban
sampai robek dihajar dengan asbak rokok.
“Ngeri
saya pas lihat mereka mengeroyok lihat suami saya,” papar Eli tak kuasa
menutupi rasa ketakutannya.
Tak
hanya itu, sebelum pergi meninggalkan lokasi, gerombolan pria itu juga sempat
mengancam korban agar tidak mencari perkara dengan mengutak-utik kasus korupsi
di Kabupaten Tangerang.
Merasa
keselamatannya terancam, Rustam Effendi kemudian melaporkan kasus penganiayaan
yang menimpanya itu ke Polsek Balaraja.
Rustam
menyebut bila pengeroyokan yang dialaminya merupakan bagian intimidasi, atas
kasus korupsi yang tengah disuarakannya.
“Saat
menyerang dan mengeroyok saya, mereka juga memaksa agar saya mencabut laporan
kasus dugaan korupsi yang sudah saya layangkan ke Kejaksaan Negri (Kejari)
Tigaraksa,” ujar Rustam.
Sedianya,
laporan dugaan korupsi dimaksud, terkait proyek jalan diwilayah Kabupaten
Tangerang. “Tapi saya menolak mencabut laporan, mereka marah dan menyerang
saya,” tegas Rustam lagi.
Sedangkan jajaran petugas Polsek Balaraja mengklaim telah mengantongi identitas gerombolan pengeroyok aktivis LSM di Tangerang, Rustam Effendi, Kamis (26/5).
“Laporan
sudah kami terima. Bahkan, identitas pelakunyapun sudah kami kantongi,” papar
Kapolsek Balaraja, Kompol Mirodin.
