NEWS

Terkait Pelebaran Bandara, Warga Tolak Harga Murah Tanpa Kapling

Warga Menolak Harga Murah, berkait pelebaran bandara Soetta.
Bantenekspose.com - Aliansi Masyarakat Desa Rawa Rengas menolak penggusuran lahan yang akan dijadikan lapangan pacu udara, jika Pengelola Bandara Soekarno Hatta (Soetta), ganti rugi dengan harga murah dan tidak menyediakan kapling. Di Sepanjang pagar Bandara terpampang baner yang bertuliskan “Warga tolak penggusuran lahan”.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rawa Rengas, Selasa (3/5), membenarkan warga yang terkena zonasi pelebaran menolak, bila harga ganti lahan rendah dan tidak disediakan kapling.

"Tentunya warga menolak, jika pembayaran ganti rugi murah dan tanpa ada kaplingan untuk pemukiman warga yang terkena pelebaran,” kata Syamsudin Ketua BPD Rawa Rengas.

Syamsudin (mewakili warga yang lahannya terkena pelabaran, red) menuntut 6 poin kepada pihak penyelnggara, diantaranya ganti rugi dengan harga tanah yang sesuai, harga bangunan harus tetpisah bagi warga yang numpang, berikan pekerjaan dan usaha didalam Bandara untuk warga yang terkena pelebaran.

"Kami tidak meminta banyak, tolong berikan fasilitas kepada warga, " tambahnya

Ketua BPD Rawa Rengas menyayangkan, sikap Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, tak pernah kunjung datang memberikan solusi kepada rakyatnya yang saat ini resah menunggu kepastian. Sedangkan saat penertiban warem Dadap, Bupati Tangerang selalu eksis terhadap korban Relokasi dengan berbagi fasilitas.

"Kami berharap pak Bupati datang, memberikan pencerahan kepada warga. Dari zaman pak Ismet Iskandar, Desa Rawa Rengas ini adalah basis pendukung Zaki Saat Pilkada lalu,’’ harapnya

Syamsudin juga menyebut Desa rawa rawa rengas lebih baik masuk ke wilayah Kota Tangerang, karena lokasinya lebih dekat dan mudah terjangkau.

"Dari dahulu warga Desa Rawa Rengas menginginkan masuk ke wilayah kota tangerang,” katanya (dam)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar