SMPN 1 Rangkasbitung Sambut Tim Verifikasi Adiwiyata Mandiri Pusat
0 menit baca
![]() |
| Suhartono, M.Pd |
Bantenekspose.com
- Setelah berhasil mendapat penghargaan adiwiyata nasional tahun 2013,
Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Rangkasbitung tahun ini mengikuti
program adiwiyata mandiri. Untuk menilai layak tidaknya mendapat penghargaan
tersebut, Tim Verifikasi adiwiyata mandiri dari pusat berkunjung ke SMPN 1
Rangkasbitung, Lebak, Jum'at (13\5).
Kepala SMPN 1
Rangkasbitung, Lebak, Suhartono M.Pd yang ditemui Bantenekspose.com mengatakan
bahwa dia sangat optimis sekolah yang dipimpinnya meraih predikat atau
penghargaan adiwiyata mandiri tahun 2016 ini, karena berdasarkan tim penilai
dari pusat yang menyampaikan bahwa setelah diamati secara administrasi semuanya
telah memenuhi persyaratan.
"Kedatangan
tim ini adalah untuk membuktikan apakah yang tercantum dalam data administrasi
sesuai dengan kondisi real dilapangan atau tidak. Untuk itu selain manilai
kondisi di SMPN 1 ini, tim juga menilai sekolah yang menjadi binaan diantaranya
yang didatangi yaitu MTs N 01 Lebak dan SDN 03 MCT Rangkasbitung," jelas
Suhartono.
Lebih lanjut
dijelaskan bahwa dalam program adiwiyata mandiri ini penilaian lebih dititik
beratkan pada kemampuan sekolah untuk mendesimasikan atau mengajak pihak lain
untuk ikut serta menjadi sekolah adiwiyata, dan itu baru dikatakan
mandiri.
Jadi, kata
Suhartono, tidak hanya sebatas sekolahnya sendiri. Sekarang ini sedang
dibuktikan. Namun secara faktual sekolah yang dibawah binaan SMPN 1
Rangkasbitung seperti MTs N 01 Lebak setelah dibina bisa kini berhasil meraih
penghargaan adiwiyata nasional dan SDN 03 MCT Rangkasbitung berhasil mendapat
penghargaan adiwiyata provinsi dan sedang menuju nasional.
“Ini menunjukan
secara faktual kami sudah berhasil membina sekolah lain dan mudah mudahan
sekolah kami menjadi pioneer di Kabupaten Lebak sebagai sekolah yang pertama
meraih penghargaan sebagai sekolah adiwiyata mandiri,” harapnya (Trust)
