Merasa Ditipu, Puluhan Calon Jemaah Umroh Polisikan PT GAM
0 menit baca
Bantenekspose.com - Puluhan calon
jamaah umroh yang gagal berangkat
melaporkan PT Garuda Angkasa Mandiri (GAM) yang merupakan perusahaan
travel perjalanan haji dan umroh ke Polres Metro Tangerang Kota, Senin (02/5)
Sebelumnya, para calon jamaah ini
mengguruduk kantor travel milik KH Mahfudz Abdullah untuk kesekian kalinya di
Jalan Mareskal Suryadarma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
Mereka menuntut agar uang yang
sudah disetorkan untuk berangkat umroh agar dikembalikan. Namun karena tidak
ada kejelasan, akhirnya mereka memutuskan untuk melaporkan pemilik travel ke
Polres.
Kordinator jamaah asal ngawi jawa
timur mengatkan,dia dan jamaah lainnya sepakat melaporkan KH Mahfudz karena
merasa ditipu.
Dia sendiri sudah menyetor uang Rp
200 juta. Namun, karena mengetahui
banyak calon jamaah yang gagal berangkat, dia minta uangnya dikembalikan.
"Kita di janji janjikan
terus. Tapi uang tidak pernah dikembalikan sampai sekarang," ujar
Kusdianti
Kusdianti juga menyebut, tak hanya
dialami nya namun kasus ini juga di alami jamaah lain. "Ada sekitar 420
orang yang menjadi korban," tambahnya
Kasat Reskrim Polres Metro
Tangerang AKBP Sutarmo membenarkan adanya laporan dari Calon jamaah haji dan
umroh melalui jasa travel dugaan kasus penipuan dan penggelapan. " Ya
benar ada laporan dari para jamaah haji, kita akan memanggil pemilik travel
Mahfud Abdullah untuk penyidikan," jelasnya.
Menurut Sutarmo, kasus ini serupa
dengan pemilik travel yang berada di daerah Banten yang juga sedang ditangani
pihaknya.
