Mengenang Kali Jodoh di Dadap Cheng In
0 menit baca
Bantenekspose.com - Ratusan bangunan di Kalijodo Jakarta sudah
lenyap. Kejayaan prostitusi di tempat itu pun telah runtuh. Pemprov DKI Jakarta
menghancurkan lokalisasi tersebut untuk dijadikan ruang terbuka hijau. Hingga saat
ini kawasan Kalijodo hanya tinggal kenangan.
Hal
serupa hampir sama kejadiannya dengan kawasan Dadap Cheng In, Kabupaten
Tangerang. Daerah yang terkenal sebagai tempat prostitusi ini dalam waktu dekat
akan ditertibkan oleh Pemerintahan Kabupaten Tangerang.
Menurut
kaca mata hitam lingkungan Dadap Cheng In tampak sepintas menyerupai kawasan
Kalijodo. Di pinggir jalan banyak terdapat bangunan – bangunan yang dijadikan
tempat hiburan malam.
Mulai
dari diskotik, karaoke, bahkan tempat esek – esek. Bangunan tersebut happy
wheels berdiri berjejer di sisi jalan.Gemerlap hiburan malam di Dadap Cheng In
kini sudah sepi, dan sudah tak ada lagi hingar bingar kejayaan prostitusi di
lokasi ini.
Bahkan
ada beberapa tempat hiburan malam yang sudah dibongkar pemiliknya Namun dalam
penertiban di kawasan Dadap Cheng In menimbulkan gejolak dari para warga
setempat mereka Menolak dengan adanya Relokasi, Warga menilai Relokasi Dadap
cacat hukum karna bukan hanya Tempat Esek esek, tapi pemukiman warga pun
ikut tergusur. Warga setempat akan melaporkan Pemkab Tangerang ke Komnas Ham
dan Ombudsman.
Massa
sempat mengamuk dan menolak ketika Pemkab akan memberikan SP 2 kepada warga
dilokasi Dadap Ceng In, Selasa (10/5) lalu. Namum Bupati tangerang mengklaim SP
2 itu sah telah diberikan melalui Aparat Desa, Zaki menyebut akan tetap
memberikan SP 3. Padahal warga merasa tidak menerima surat tersebut.
Seperti
diketahui,mealului siaran Pers Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan
penggusuran lokalisasi Dadap, Kosambi, akan selesai pada 2016. Sebagai
gantinya, Menurut Zaki di bekas lokalisasi tersebut akan dibangun masjid raya,
Islamic Center dan pusat kuliner. (sdm/fwt)
