NEWS

Kyai Pesantren 'Kabupaten Tangerang Utara'

KH Ahmad Hidayatullah, Pimpinan Pontren Darul Ulum Ketapang, Tangerang
Bantenekspose.com  - Tak hanya aktor inteletual dan birokrasi untuk memetakan wacana pemekaran, Kendati tokoh agama di Wilayah Tangerang Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang mendukung wacana pemekaran wilayah pantura, tapi bila saja hal tersebut Lebih banyak manfaat untuk ummat dari pada Mudorot.

KH. Ahmad Hidayatullah, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Kp. ketapang Rt. 03/01 Kecamatan Mauk, menyoroti tentang upaya birokrat dan intelektual untuk mewacanakan pemekaran wilayah. Dia membenarkan daerah pesisir utara sangat tertinggal dibandingakan dengan daerah lain, karna itu untuk mempercepat pembangunan serta kesejahteraan masyarakat pantura harus segera dimekarkan.

"Tentunya masyarakat tidak serta-merta meminta pemekaran ini,Tapi ada alasannya," kata KH. Ahmad Hidayatulloh, Rabu (6/4)

Dia menjelaskan, dari dahulu hingga kini warga di daerah pesisir kesulitan untuk mendapat pelayanan administrasi, mengingat letak pemkab ada di Tigaraksa. Karena itu untuk memperkuat wacana pemekaran harus dilakukan berbagai kajian yang digodok oleh para tokoh di pesisir.

Jika melihat persyaratan yang ada, lanjut Ahmad, daerah pesisir ini sudah sangat layak dimekarkan. Misalnya dari aspek jumlah penduduk sudah mencapai kurang lebih 2.000.000 jiwa  Selain itu, terdapat wilayah pantai yang potensial dikelola kekayaan alamnya. Bisa dikembangkan pula menjadi wisata bahari," katanya

Ahmad menjelaskan, daerah pesisir juga memiliki lahan pertanian yang cukup luas. Selama ini hasil pertanaian itu dibawa ke Kota Tangerang dan Kota Tangsel, untuk memenuhi kebutuhan warga perkotaan. Namun sayang, umumnya warga di daerah pesisir masih hidup sangat sederhana.

Secara Pribadi sebagai tokoh agama mendukung kemauan masyarakat. Namun, sebelum wacana pemekaran itu direalisasikan, kata  Ahmad harus didukung dengan kajian yang komprehensif, " jangan sampai jika dimekarkan kesejahteraan masyarakatnya makin menurun. (dam)


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar