SDIT Al-Husna Menjawab Kebutuhan Masyarakat
0 menit baca
![]() |
| H M Agus, Ketua YPI Al Husna Rangkasbitung |
Bantenekspose.com - Lembaga
pendidikan yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, menjadi
sebuah keniscayaan, khususnya di Rangkasbitung Kabupaten Lebak. Demikian pula,
dengan keberadaan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Alhusna Rangkasbitung.
Saat ini Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT)
menjelma dan menjadi sekolahi favorit, bagi orang tua yang tidak ingin
direpotkan dengan adanya Peraturan daerah(Perda) Wajib Diniyah.
Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Husna
Rangkasbitung Lebak, H M Agus yang ditemui Bantenekspose.com mengatakan, bahwa
berdirinya SD Islam Alhusna adalah ingin memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena,
seperti diketahui anak-anak sangatlah sulit membagi waktu saat ada kegiatan
ekskul di SD, sedangkan dia harus sekolah Diniyah. Jadi ketika perda diniyah
dimunculkan bukan berarti harus dimana-mana dibangun diniyah, tapi bagaimana perda ini agar sukses. Caranya
yaitu memberikan volume pendidikan agama lebih banyak.
"Artinya ketika perda ini jadi beban bagi
anak, bukan berarti anak tanpa diniyah. Tapi kita selenggarakan sekolah dasar
yang didalamnya ada program diniyah. Jadi ada materi kediniyahan yang dimulai
dari kelas 3 sampe kelas 6," jelas H Agus.
Dipaparkan, bahwa harapan kedepan Alhusna bisa menjawab
kebutuhan masyarakat. Kami sadar, kami ada oleh masyarakat dan untuk msyarakat.
Apalagi sekarang lagi gencarnya tentang pendidikan berkarakter.
"Insya Allah dengan pendidikan agama yang
kuat, pendidikan berkarakter tentu akan berhasil terutama berkaitan dengan
kejujuran. Apabila keimanan seseorang kuat, Insya Allah karakter seseorang atau
siswa tentu akan baik," tandasnya (trust)
