NEWS

Satpol PP Kecamatan Malingping Minim Sarana, Seragam pun Beli Sendiri


Usup Supriyadi, Kasi Pol PP Kec Malingping

Bantenekspose.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Malingping, saat ini minim sarana prasarana untuk mobilisasi kegiatan. Padahal kebutuhan akan tugas dan pokok penertiban salahsatunya perlu kesiapan sarana yang memadai.

"Hanya seragam yang melekat di 10 anggota yang berada di lingkungan Kantor Camat Malingping, selebihnya tidak dimilki," kata Kasi Pol PP Kecamatan Malingping, Usup Supriyadi kepada wartawan.

Dikatakan Usup, kebutuhan penunjang kerja yang dimaksud yaitu berupa kendaraan dinas baik roda empat (R4) maupun roda dua (R2), alat komunikasi jenit HT sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugasnya sebagai keamananan dimasyarakat.

"Salahsatu contoh beberapa minggu yang lalu, bersama pihak Muspika melakukan penertiban di Pasar Malingping. Kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari jumat, pihak Pol PP terbatas dengan perlengkapan, sehingga anggota cukup dengan seadanya melakukan penertiban tersebut," katanya.

Selain itu, kata Usup, di Kecamatan Malingping, potensi utuk melakukan patroli ke sejumlah area tambak pun terhambat, karena persoalan kendaraan.  Sementara ketika mendapatkan pengaduan dari masyarakat itu, perlu pertimbangan untuk menuju lokasi yang dimaksud. Belum lagi partroli di sepanjang pantai yang berada dikecamatan Malingping, Satpol PP Kecamatan Malingping sulit untuk menjangkau.

“Saya terkadang menutup mata jika ada laporan di waktu  jam kerja atau jam belajar anak sekolah berada di pesisir pantai, namun kami tidak bisa bertindak," ujarnya, seraya berharap
pemerintah baik Pemkab Lebak maupun Pemprov Banten, dapat membantu kondisi yang dihadapi oleh anggota Satpol PP yang berada di kecamatan Malingping.

Ditempat yang sama, Camat Kecamatan Malingping membenarkan terhadap kondisi yang saat ini dialami anggota sat Pol PP. Agenda kegiatan banyak, namun penunjangnya berupa perlengkapan kerja tidak di milki.

"Saya juga memang pernah berkoordinasi dengan pihak kabupaten, namun anggaranya memang belum ada. Bahkan, seragam pakaina dinas lengkap (PDL) dan pakain dinas Harian (PDH) itu membeli sendiri," katanya. (Matin)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar