PKM Bojong Juruh Sosialisasikan Desa Siaga
0 menit baca
![]() |
Bantenekspose.com
- Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Bojongjuruh
Kecamatan Banjarsari, menggelar sosialisasi Desa Siap Antar dan Menjaga (Siaga),
bertempat di aula Kantor Desa Cilegongilir, Rabu (20/4).
Sosialiasi
ini melibatkan stekholder masayarakat, terdiri dari Kader Posyandu, Tokoh
Masyarakat, kelembagaan desa seperti LPM, BPD dan dan para RT. Turut hadir
dalam acara tersebut, Camat Kecamatan Banjarsari, Abdul Rohim, Anggota Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak, Iyang dan Kepala Desa Cilogongilir,
H.Muhamad.
Menurut
kepala UPT PKM Bojongjuruh, H Iim Chamami, kepada bantenekspose.com mengatakan,
kegiatan Desa Siaga yang dimaksudkan adalah lebih pada pemberdayaan masyarakat,
dituntut mampu dalam menangani masalah kesehatan secara mandiri. Di Kecamatan Banjarasari
saat ini ada 5 desa yang akan dibentuk Forum Masyarakat Siaga kaitannya dalam
bidang kesehatan yaitu Desa Cilegongilir, Desa Kerta, Desa Kerta Raharja, Desa
Tamansari dan Desa Bojongjuruh.
"Selama
ini pemahaman masayarakat akan pentingya pola hidup sehat, serta kepedulian
untuk menolong sesama baik itu terhadap orang sakit, ibu hamil dan melahirkan
itu, masih ketergantungan terhadap bidan desa. Padahal langakah lainnya dalam membantu
itu dapat dilakukan oleh forum," katanya.
Dikatakan
Iim, tujuannya adalah terbangunnya sinergitas masyarakat bersama bidan desa,
serta pihak Puskesmas untuk menciptakan masayarakat yang sehat, serta
meminimalisir risiko kematian ibu dan anak.
"Kedepannya
forum siaga ini, sebagai dari bagian masayarakat mandiri yang memilki
kepedulian dalam menolong dan membantu bagaimana memediasi dan memberikan
penyluhan tentang pentingnya kesehatan dengan dengan kemandirian, melalui pembinaan
bidan desa dan jajaran UPT PKM Bojongjuruh," katanya.
Ditempat
yang sama, Fasilitator Pembentukan Forum Desa Siaga Kecamatan Banjarasri, Fenti
Arista, kepada bantenekspose.com menyatakan, salahsatu yang paling penting
dalam pembentukan forum ini adalah adanya keterlibatan stekholder masyarakat,
yang memilki kepedulian tinggi di bidang kesehatan.
"Contohnya
ketika diwaktu malam ada masyarakat yang akan melahirkan, forum siaga ini dapat
mengantarkannya ke petugas kesehatan. Tidak hanya itu mereka (Forum siaga, red)
senantiasa memberikan penyuluhan tentang pola hidup sehat," katanya.
(Matin)
