Pelebaran Bandara Soetta Dinilai Belum Transparan
0 menit baca
![]() |
| Musyawarah BPD Rawa Rengas, menyoal perluasan bandara Soetta yang dinilai belum transparan |
Ketua
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa Rawa Rengas saat dikonfirmasi, mengakui
keresahan warga yang tanah maupun
bangunannya terkena zona pelebaran. Menurutnya keresahan warga itu muncul karna
belum adanya kepastian harga tanah.
"Warga
resah hingga saat ini tidak ada ketransparanan harga,” ujar Syamsudin Serin
Ketua BPD Desa Rawa Rengas, Kamis (21/4)
Syamsudin
juga menyebut, bukan hanya itu selama ini warga sekitar belum pernah merasakan
imbas baik dari pembangunan Bandara Soekarno Hata. Secara menyeluruh dimulai
dari sistem penanganan tenaga kerja di perusahaan pengelola Bandara maupun dari
bantuan lainnya kepada warga..3
"Kita
berharap Perluasan Ranway 3 bisa transparan, dan sejauh ini Masyarakat sekitar
sulit untuk mendapat pekerjaan di perusahaan didalam Bandara,” tambahnya.
Syamsudin
mengaku, adanya rencana perluasan
Bandara Soekarno Hatta, selaku BPD tidak
pernah di libatkan oleh kepala Desa Bojong Renged.
"Jangan
sampai warga yang terkena zona perluasan, setelah pindah dari sini (Desa Rawa
Rengas, red) ekonominya lebih lemah, dan
saya tidak pernah dikonfirmasi oleh kepala desa," katanya.
Sebelumnya
diberitakan bahwa, Kepala Desa Bojong Renged Ingkil SE, membenarkan belum
adanya kepastian harga dari pihak penyelenggara. Menurutnya dalam pembebasan
lahan untuk perluasan Bandara mengikuti tahapan.
"Terkait
harga dikembalikan lagi kepada kekuatan pemerintah, dan kesepakatan warga, Dalam
hal ini mengikuti proses tahapan,” ujarnya kepada wartawan saat itu.
Ingkil
juga mengklaim tengah berupaya bagaiman warga nya bisa mendapatkan tempat
tinggal yang lebih layak pasca Pembebasan Bandara, berupa pergantian kapling
dan penyerapan tenaga kerja untuk warganya. "Jangan sampai warga kami
setelah pembebasan, tidak punya tempat tinggal dan perkerjaan, kita
meminta kepada pemerintah untuk memfasilitasi nya,” tukasnya
Hingga
berita ini dirilis, pihak pengelola Bandara Soekarno Hatta belum dapat dimintai
tanggapan, terkait gejolak warga sekitar
Bandara. (Adam)
