NEWS

Duka Mendalam di Kediaman Nuratikah Korban Mutilasi

Salah Seroang Putri almarhumah, Elza Nazwa (berdiri) saat menemani neneknya saat menerima pelayat yang terus berdatangan ke kediamannya.
Bantenekspose.com - Rumah Duka Korban Mutilasi Nuratikah (33 thn), yang berada di kampung Warunghasem Desa Kadujajar Kecamatan Malingping tidak sepi dari pelayat. Bukan hanya pelayat warga sekitar, rumah korban juga ramai dengan awak media yang penasaran dengan musibah yang menimpa putri ke-3 dari 5 bersaudara, pasangan Jaya (alm) dan Ida (55 thn.), telah pergi selamanya dengan cara dimutilasi. Pelakunya, tidak lain suaminya sendiri.

Saat disambangi Bantenekspose.com di kediaman almarhum Nuratikah, pihak keluarga menceritakan seputar kepergian sosok perempuan muda yang menjadi tumpuan keluarga. Almarhum Nuratikah, meninggalkan 2 orang anak perempuan yang masih bersekolah. Yang pertama adalah Erti Angaraeni (14 thn) yang kini duduk dibangku kelas 3 Tsanawiyah Nurul Hidayah Malingping, kemudian yang kedua bernama Elsa Nazwa (11 thn) masih duduk dibangku kelas 5 sekolah dasar (SD) Negeri Malingping Utara 4.
"Terakhir sosok almarhum ini berada di tengah keluarga pada bulan Desember dan sekitar tanggal 26 Desember tahun 2016 berniat mencari kerja ke Tangerang. Dari situlah perjodoan almarhum dengan Lelaki Kusmayadi alias Agus, yang diduga pelakunya telah mengabisi nyawa Nuratikah.  Kami pihak keluarga tidak tahu apa motif dibalik pembunuhan ini. Semuanya kami serahkan ke pihak penegak hokum," tutur Ida (55thn) Ibu kandung almarhum yang ditemani adik Korban Nuratikah, Rijal Putra (20th) kepada Bantenekspose.com.

Dikatakan Ida, pihak keluarga saat ini sedang berupaya untuk memulangkan jasad Almarhum yang masih berada di Rumah sakit Cikupa Tangerang, setelah proses tes identifikasi deoxyribonnucleic acid  (DNA)  terhadap kedua putranya pada beberapa hari yang lalu,  pihak keluarga masih menungggu hasil pencarian terhadap salahsatu organ tubuh almarhum berupa bagian kaki kanan yang saat ini belum diketemukan.

"Sebenarnya proses dengan pihak kepolisian terhadap korban informasinya sudah selesai atau tergantung keluarga mau dibawa pulang atau tidaknya. Namun sambil menunggu isya Allah hari ini pihak keluarga akan berangkat ke Tangerang untuk kemudian dimakamkan di kampong halaman. Selanjutnya kami minta kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap dan mengadili sesuai dengan perbuatan pelaku," katanya (Matin)


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar