NEWS

Curi Motor Petani, Warga Bogor Babak Belur Dipukuli Massa


Aparat Polsek Cijaku berhasil mengamankan pelaku pencurian R2 milik Petani.
Bantenekspose.com - Kepolisian sektor (Polsek) Kecamatan Cijaku berhasil mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor roda dua (R2), milik salah seoarang warga kampung Peucangpari yang diparkir di areal pesawahaan, Kamis (21/4), dengan kondisi babak belur setelah dihakimi masa.

Menurut salah sekarang saksi, Juhdi, warga kampung Cilangkahan Desa Peucangpari Kecamatan Cijaku, saat itu sekira pukul 11.00 wib mereka sama-sama tengah bekerja di sawah.  Awalnya tidak curiga dengan pelaku yang saat itu tengah membawa karung layaknya pemulung. Namun ternyata dugaan tersebut salah.  Motor yang diparkir diareal pesawahaan Cibungur Kampung Cilangkahan Desa Peucangpari milik petani dibawa kabur pelaku.

"Saat itu kami dengan petani lainnya sedang memanen padi. Ada 2 motor yang tengah diparkir, yang satu punya saya dikunci stang, namun milik Madrudin, tidak dikunci stang. Saat lengah, motor tersebut sedang dibawa kabur. Kemudian kami kejar, secara spontan kami berteriak maling. Masa pun banyak berdatangan, hampir 2 jam kami melakukan pengejaran dan masa yang mengepung makin banyak. Pelakupun terpojok, saat itulah secara spontanitas pelaku dipukulin," katanya.

Setengah jam kemudian, lanjut Juhdi, pihak kepolisian Polsek Cijaku tiba di TKP, kemudian pelaku diamakan.

Sementara itu, saat ditemui wartawan Kapolsek Cijaku, Iptu Ngadiran, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, sekira jam 13.00 WIB, anggotanya berhasil mengamankan orang yang diduga pelaku pencurian R2,  Dari saku celana pelaku, ditemukan kartu tanda penduduk (KTP), tertera Iyan Sopyan (27thn) warga Bogor.

Barang bukti yang berhasil diamankan, lanjut Ngadiran, berupa 1 unit R2 Nopol A 2098 PE, karung yang berisi rongsokan dan identitas pelaku.

"Pelaku sudah diamankan setelah mendapatkan perawatan terlebih dahulu di Puskesmas Cijaku. Namun untuk keterangan lebih lanjut, masih menunggu proses berita acara pemeriksaan (BAP) anggota. Untuk saat ini, pemeriksaan belum dapat dilakukan, karena pelaku kondisinya masih lemas berada dalam tahanan," ujarnya. (Matin)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar