NEWS

Anak Berkebutuhan Khusus Belum Terlayani Maksimal

Bantenekspose.com - Anak berkebutuhan Khusus (ABK) di Provinsi Banten belum terlayani maksimal. Menurut data yang ada, jumlah anak berkebutuhan khusus (ABK) di Provinsi Banten sekitar 38 ribu lebih, sedangkan yang baru terlayani baru sekitar empat ribu anak.

Hal tersebut diungkapkan pula oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten, E Kosasih Samanhudi saat memberikan sambutan pada pembukaan FLS2N Sekolah khusus di Hotel Kharisma, Labuan Pandeglang.

Untuk itu, kata Kosasih, Pemerintah Provinsi Banten terus memperhatikan dan terus berupaya meningkatkan agar anak berkebutuhan khusus dapat terlayani dengan baik.

"Saya menginginkan, mendorong atau memotivasi kepada teman teman di birokrasi sepert Badan Pelayanan Pendidikan Khusus (BPPK) dan pejabat fungsional seperi para guru, pengawas atau kepala sekolah untuk proaktip, karena ABK di Banten masih tinggi atau baru sekitar 12 persen yang baru terlayani. Jadi saya menginginkan agar ABK yang terlayani harus ditingkatkan,” katanya

Dikatakan Kosasih, karena yang sekolah itu anak berkebutuhan khusus, maka semuanya harus dilayani secara khusus juga. Termasuk gurunya harus khusus dan tunjangannya pun khusus juga. Saya tekankan agar ABK pada akhir tahun 2016 harus meningkat. Jadi selalu harus ada kemajuan. Artinya jumlah ABK yang belum terlayani harus terus menurun.

"Yang dimaksud dengan proaktip  dalam rangka menurunkan jumlah ABK di Banten yaitu dengan mengadakan mobil jemputan untuk siswa ABK. Melengkapi sarana prasarana sekolah dan mengadakan asrama bagi ABK yang tempat tinggalnya jauh dari sekolah. Saya berharap dengan adanya proaktip dari para guru atau sekolah, jumlah anak berkebutuhan khusus yang belum terlayani dalam mengenyam pendidikan bisa menurun," pungkasnya (Trust)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar