NEWS

7 Desa di Kecamatan Banjarsari Dihantam Banjir Bandang

Masjid pun terendam air, saat banjir bandang melanda Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak
Bantenekspose.com – Sedikitnya, tujuh desa di Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak  dihantam banjir bandang. Musibah ini terjadi pada hari rabu malam kamis (19/4). Ketinggian air yang menggenangi pemukiman warga, rata-rata 1 hinga 1,5 meteran.

Banjir bandang selama 5 jam tersebut diakibatkan curah hujan yang tinggi, serta luapan su gai Cimoyan dan diperburuk dengan saluran draninase yang berada di beberapa pemukiman tersumbat. Bukan hanya itu, ruas jalan provini pun tidak luput dari luapan air.

Pantauan wartawan dilokasi kejadian, tidak kurang 3 buah kamar (kobong ) Pesantren Al-Ihksan yang berada di Kampung Cidahu, asuhan Kyai Ubaidillah hanyut terbawa air bah, yang berasal dari berbagai saluran. Bahkan 1 banguan Mesjid di lokasi yang sama, juga tetendam sedalam 1 meteran.

"Air mulai menggenangi pemukiman warga itu, diperkirakan sekira pukul 17.00 WIB pada Rabu kemarin. Hujan yang samgat deras dan saluram drainase yang buruk menjadi salahsatu faktor terjadinya banjir bandang. Jembatan poros desa yang menghubungkan Desa Cilegong Ilir, Kampung  Citra Pasir, Kampung Pulo, Babakan Cipaeh menuju Desa Lebak Keusik bahkan ke Desa Ciodeng Kecamatan Sindang Pandeglang, hanyut  terbawa derasnya air,” kata Kepala Desa Cilegong ilir H. Muhamad, kepada wartawan.

Dikatakan Muhamad, jembatan glagar besi tersebut yang memilki panjang 12 meteran dengan lebar 2,5 meter yang dibangun tahun 2000 hanyut terbawa derasnya air, termasuk di Desa Cidahu mesjid terendam dan 3 kamar yang ditempati santri hanyut. (Matin)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar