NEWS

Teroris Selalu Dikaitkan Dengan Islam, Pemuda Malingping Gelar Stadium General



Bantenekspose.com - Forum kajian pemuda Malingping (FKPM) bersama Pilar Comunity menggelar stadium general bertemakan perang semesta melawan teror. Kegiatan tersebut sebagai jawaban keresahan warga, terkait berbagai dampak teror yang kini menjadi momok menakutkan bagi warga bangsa.

Dalam acara yang  gagal dihadiri Nasir Abas itu, tetap berjalan dengan pembicara para akademisi dan juga aktivis. Selain itu, hadir berbagai komponen masyarakat, pelajar, mahasiswa dan Muspika Kecamatan Malingping.

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk membedah berbagai hal kajian tentang aneka macam teror yang mengarah kepada praktik gerakan terorisme. Sementara isu media selalu mengarahkan terorisme selalu diidentikan dengan Islam radikal. Dan ini harus diklarifikasi,” ujar Egi Ramdhan, ketua pelaksana kegiatan kepada Bantenekspose.com.

Menurut Egi, semula kegiatan itu akan di hadiri pengamat terorisme internasional, namun karena sesuatu hal mereka tidak bisa turut hadir. “Ya, sedianya bapak Nasir Abas akan akan hadir, tapi karena ada hal yang tidak bisa ditinggalkan, sehingga beliau tidak bisa hadir kali ini,” katanya.

Salah seorang aktivis yang juga aktif sebagai advokat, Deni  Mulyawan dalam materi yang disamapikan mengatakan, bahwa terorisme bukan sebagai bagian dari faham Islam, dan itu tidak boleh diidentikan terhadap kelompok agama saja, sehingga Islam selalu tersudutkan.

“Islam bukan agama teroris, tetapi Islam juga sama turut memusuhi terorisme. Jika hal ini terus dipropagandakan justru akan memicu kontroversi nasional yang berujung pada permusuhan antar umat beragama,” katanya. (matin)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar