Nila Merah Pengumpul Rupiah
0 menit baca
![]() |
| Bibit Ikan Nila Merah (Foto: bibitikan.net) |
Bantenekspose.com- Mempunyai
halaman yang sempit memang sungguh mengesalkan karena tidak banyak yang bisa
dilakukan, bahkan untuk menanam pohon saja tidak bisa karena dahan pasti kena
atap. Namun jika anda adalah seorang yang kreatif, anda bisa memanfaatkan lahan
tanah yang sempit itu dengan mencari tips yang bermanfaat dari
berbagai sumber.
Ada banyak hal yang
bisa anda lakukan dengan lahan yang sempit tersebut. Dengan kreatifitas yang
ada dan sedikit petunjuk yang berharga maka anda bisa membuat kolam ikan
dihalaman anda. Kok bisa? Bisa saja, walau lahan anda kecil dan sempit anda
masih bisa membuat kolam untuk berternak nila merah.
Ternak Nila Merah
Ikan nila bukan
saja bernilai tinggi di sisi ekonomis namun juga bernilai tinggi dalam hal gizi
dan manfaatnya jika dikonsumsi. Nila sudah terbukti mengandung banyak protein
yang baik untuk tubuh dan perkembangan otak. Jika anda benar-benar tertarik
untuk berternak nila, baik nila hitam atau merah maka yang harus anda lakukan
adalah mencari teknik beternak ikan nila pada lahan sempit, yang kemungkinan
besar juga sedikit mempunyai akses ke sumber air yang besar.
Ada banyak cara
untuk berternak pada lahan sempit ini dan jika anda kreatif serta mampu
memanfaatkan semua potensi yang ada termasuk mencari tahu teknik
budidaya ikan tawar dari berbagai pihak misalnya dinas perikanan maka
bukanlah hal yang mustahil anda bisa mencukupi asupan protein keluarga anda
dari budidaya ikan nila dihalaman anda. Untuk itu ada beberapa hal yang
sekiranya bisa anda manfaatkan atau harus anda ketahui untuk bisa memaksimalkan
lahan sempit anda.
Memulai Budidaya Ikan Nila
Untuk memulai
budidaya ikan nila dihalaman anda yang sempit maka anda harus tahu cara
budidaya ikan nila di kolam terpal. Kenapa kolam terpal? Ya, karena dengan
terpal anda tidak perlu lahan yang terlalu luas dan juga anda tidak perlu
menggali halaman anda terlalu dalam selain itu dengan terpal anda tidak perlu
terlalu sering memasok air ke kolam anda tersebut. Dengan kolam terpal maka
sedikit modal yang harus anda keluarkan.
Mempersiapkan Kolam Terpal
Pertama-tama yang
harus anda lakukan adalah mempersiapkan kolam. Kolam harus dibuat dengan
kedalaman kurang lebih 50-75 cm agar memberikan ruang yang cukup untuk ikan
nila berkembang biak dengan sempurna.
Sambil anda
mempersiapkan kolam, maka anda perlu memikirkan pembenihan untuk
kolam yang akan anda buat. Benih ikan nila bisa dibeli dari toko benih ikan
atau dari dinas perikanan. Benih yang bagus berukuran 5-10 cm. pilih benih yang
sehat dengan cara melihat keaktifan mereka bergerak. Kita kembali ke kolam yang
anda buat.
Setelah kedalam
kolam sudah mencapai 50 cm, maka anda harus memadatkan dasar kolam dan
dipinggir kolam dibuat tanggul dan diperkuat dengan batu bata atau batako.
Dasar kolam juga bisa diberi batu bata agar dasar menjadi rata dan keras.
Setelah itu diberi sekam yang merata dan terpal bisa dipasang.
Cara ini mirip
pembuatan tambak didaerah pantai untuk mencegah kehilangan air.
Setelah terpal terpasang, pastikan terpal terkunci dengan baik
dipinggir-pinggir kolam. Untuk memastikan, beri batako atau batubata diatas
pinggiran terpal agar terpal tidak mudah berubah bentuk yang bisa menyebabkan
kebocoran air. Setelah semua terpasang dengan baik, isi kolam dengan air. Hal
ini untuk mengecel apakah ada yang bocor atau tidak setelah diisi air, kolam
dikeringkan lagi untuk tahap berikutnya yaitu persiapan.
Tahap Persiapan Berternak Nila
Setelah kolam
dikeringkan kembali, perbaiki sistem pengisian air serta sistem pembuangan air
dan perkuat pinggiran kolam. Beri dasar kolam dengan kapur sebanyak 25 gram –
1kg/m2 dan juga pupuk kandang dengan ukuran ½ KG/m2. Setelah itu, kolam kembali
diisi dengan air. Biarkan air tergenang selama 5-7 hari sebelum bibit disebar.
Untuk bibit, maka
sesuai petunjuk cara ternak ikan nila adalah dipilih yang sehat dan
aktif serta tidak terserang virus dan bakteri. Setelah 5-7 hari anakan nila
sudah bisa disebar dengan ukuran 5-10 ekor/m2. Untuk membuat nila tumbuh dengan
cepat maka dibutuhkan pakan ikan nila yang baik. Pakan nila yang baik
biasanya adalah pelet ikan dengan komposisi protein 20% – 30%, Lemak 70%
dan karbohidrat 70% serta daun-daunan.
Cara
memelihara ikan nila cukup mudah, yang penting anda rajin memberi makan
setiap hari. Menurut cara beternak ikan, maka ikan nila bisa dipanen
setelah masa 6 bulan. Pada saat itu, ikan nila sudah berukuran layak konsumsi
dengan berat antara 400gram – 600 gram. Jika anda ingin mencari indukan, maka
pilihlah dari kolam anda ikan nila jantan dan betina yang sehat kemudian
pisahkan kedalam kolam pembiakan.
Jika anda melakukan
cara budidaya ikan nila dengan baik maka tidak mustahil anda bisa mengembangkan
usaha anda ini menjadi mata pencaharian utama. Nila pun menjadi penghasil
rupiah.
Sumber: budidaya
