Menelusur GMT di Wilayah Indonesia
0 menit baca
Bantenekspose.com- Gerhana matahari
adalah salah satu fenomena alam yang paling ditunggu-tunggu oleh hampir seluruh
umat manusia di berbagai penjuru dunia. Gerhana matahari terjadi ketika posisi
bulan terletak di antara bumi dan matahari pada waktu siang hari (sesuai dengan
waktu di area pengamat). Akibatnya, pengamat seolah-olah mengalami kegelapan
selama beberapa saat karena sinar matahari dihalangi oleh bulan.
Secara umum,
gerhana matahari dapat dibagi menjadi empat jenis, yaitu gerhana matahari
total, gerhana sebagian, gerhana cincin, dan gerhana hibrida. Kita tidak akan
membahas secara detail mengenai karakteristik keempatnya karena dalam artikel
ini kita akan membahas satu jenis saja yaitu gerhana matahari total. Gerhana
matahari total adalah yang paling fenomenal dari keempat jenis gerhana matahari
karena sinar matahari betul-betul dihalangi oleh bulan.
Dilansir dari akun twitter Badan Meteorologi, Klimatologi,
dan Geofisika (BMKG) yakni @infoBMKG, menginformasikan bahwa pada tanggal 9
Maret 2016 mendatang, gerhana matahari total akan melanda 45 kota di 12
provinsi di Indonesia. Badan ini memprediksi bahwa untuk bagian barat
Indonesia, gerhana matahari total akan terjadi mulai pukul 06.20 WIB, sedangkan
untuk bagian tengah Indonesia gerhana matahari total akan terjadi mulai pukul
07.30 WITA. Adapun untuk bagian timur Indonesia, gerhana akan terjadi mulai pukul
08.40 WIT. Dan menurut BMKG pula, orang-orang di luar 45 kota yang diprediksi,
akan melihat gerhana matahari sebagian. Kurang lebih gerhana (baik total maupun
sebagian) akan melanda tidak kurang dari 500 kota di seluruh Indonesia!
Gerhana matahari total 9 Maret 2016 mendatang diprediksi akan
berlangsung selama lebih dari 1 jam untuk setiap area waktu. Prakiraan
berakhirnya gerhana matahari total untuk setiap area waktu adalah pukul 08.36
WIB, 10.00 WITA, dan 11.24 WIT. Durasi gerhana matahari total terlama akan
dialami oleh daerah Maba, Maluku Utara yaitu hingga 3 menit 19 detik. Berkaitan
dengan gerhana matahari total ini, Kementrian Pariwisata akan menjadikan
fenomena ini sebagai obyek wisata nasional. Salah satu spot pengamatan yang
direncanakan adalah tepat di atas Jembatan Ampera, Palembang. Namun pusat Acara
Gerhana 2016 akan diadakan di Pantai Terentang, Bangka.
Gerhana matahari total terjadi setiap beberapa tahun sekali.
Sebelumnya, gerhana matahari total dialami Indonesia di tahun 1983, 1988, serta
1995. Dan setelah gerhana total tahun ini, Indonesia baru akan mengalami lagi
di tahun 2023 dan 2042.
