NEWS

Marka Jalan Simpang-Malingping-Banjarsari Buruk

Cat marka jalan Simpang-Malingping-Banjarsari buruk. Belum lama dicat, kini terkelupas lagi. (Foto: Sohib)
Bantenekspose.com – Pengecatan marka jalan Simpang-Malingping-Banjarsari dinilai asal-asalan. Pasalnya, meskipun saat ini terlihat hampir sepanjang jalan kewenangan Pemerintah Provinsi Banten ini sudah di cat, namun kondisinya sudah buram dan mengelupas. Padahal, menurut informasi anggaran untuk pengecatan garis jalan ini sebesar Rp 100 ribu per meter.

Pantauan Bantenekspose.com, Rabu (2/3/2016) tampak cat wwarna kuning yang menjadi pembatas pada bagian pinggir jalan sudah banyak yang hilang terhapus, warna cat juga tidak terlihat terang atau buram. Padahal, marka jalan itu merupakan rambu lalulintas yang seharusnya terlihat jelas agar pengguna jalan dapat  mengarahkan arus lalu lintas dan membatasi daerah kepentingan lalu lintas.

“Coba saja kalau malam hari, itu (marka jalan-red) gak kelihatan. Tidak sedikit yang aut dari jalan karena marka jalan tidak terlihat jelas,” ujar Yayat Bily tokoh pemuda Lebak Selatan.

Dikatakan Yayat, kondisi itu sangat berbahaya bagi para pengguna jalan. Dia menduga, jika cat yang digunakan tidak sesuai dengan standar spesifikasi, sebab dalam penggunaan jenis cat dan pengoperasian alat pada saat melakukan pengecatan juga kurang dari pengawasan.

Menurut Yayat, dalam penggunaan jenis cat juga harus benar-benar diawasi, sebab tidak bisa dipungkiri jenis cat yang digunakan merupakan jenis cat cold paint cold atau jenis cat sementara yang biasanya digunakan untuk pre-marking.

“Menurut informasi itu anggarannya Rp 100 ribu per meter. Seharusnya kalau dengan anggaran yang cukup besar itu hasilnya dapat maksimal,” tandasnya. (Sohib)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar