NEWS

Mahasiswa Minta Rano Jangan Politisir DOB Cilangkahan



Dalam kunjungannya ke wilayah bakal DOB Cilangkahan, Gubernur Banten Rano Karno dihadang mahasiswa yang tergabung dalam IMC dan PMII. Mahasiswa meminta Rano jangan politisir DOB CIlangkahan. (Foto: Sohib)

Bantenekspose.com - Gubernur Banten Rano Karno dihadang oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Pertigaan Simpang, Desa Sukamanah, Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak, Sabtu (12/3/2016)‎.



Sedikitnya ada delapan tuntutan yang disampaikan mahasiswa kepada orang nomor satu di Provinsi Banten dalam aksi tersebut. Diantaranya, meminta agar Gubernur tidak mempolitisir perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Cilangkahan, sebab keinginan masyarakat cilangkahan itu kerap dijadikan jargon para politisi setiap menjelang hajat politik Pilkada.



“Jangan politisasi pembentukan DOB Cilangkahan, DOB Cilangkahan harga mati,” ujar Hendra Ibnu Soleh, salah seorang orator dalam aksi tersebut.



Selain menyuarakan penolakan terhadap dipolitisasinya pembentukan DOB Cilangkahan, Mahasiswa juga  meminta agar Pergub Banten nomor 8 tahun 2015 tentang pembatasan angkutan barang benar-benar ditegakan.



“Di ruas jalan Malimping-Saketi, kendaraan bermuatan tonase lebih masih sering melintas, selama satu tahun ini, implementasi Pergub tersebut nyaris tidak ada,” ujarnya.



Persoalan selanjutnya yaitu terkait peningkatan pelayanan dan fasilitas Rumas Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping, karena sampai saat ini masyarakat masih kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal. Pada kesempatan itu juga mahasiswa menyoal kondisi fasilitas pendidikan di Cilangkahan (Lebak Selatan-red) yang masih memprihatinkan.  Mahasiswa juga menuntut Rano untuk segera mendorong penuntasan Gardu Induk Listrik di wilayah Cilangkahan, sebab sampai saat ini gangguan Listrik diwilayah Cilangkahan sudah terlalu parah.



Menanggapi tuntutan Mahasiswa, Gubernur Banten Rano Karno mengatakan bahwa terkait Daerah Otonomi Baru (DOB) Cilangkahan. “Soal DOB, kita sudah bertemu dengan kementrian dan Bakor Cilangkahan, dan itu tinggal menunggu RPP,” kata Rano yang didamping sejumlah pejabat Provinsi Banten seperti Sekda Banten Ranta Soeharta, Kepala Dishubkominfo Revri Aroes, dan sejumlah pejabat lainnya.


Menurut Rano kedatangannya saat ini ke wilayah Banten Selatan pun salah satunya agar bisa mendengar aspirasi langsung dari masyarakat. “Saya tidak takut dihadang teman-teman, karena saya kesini untuk mendengarkan aspirasi langsung,” ujarnya.



Rano mengaku akan menyikapi semua tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa. Rano pun meminta agar mahasiswa bisa ikut serta terus mengawal pembangunan dan roda pemerintahan. “Saya sadar pembangunan belum maksimal, saya perlu peran serta semuanya,” katanya.



Dalam kesempatan itu, Rano menandatangani surat pernyataan dihadapan para pendemo yang berisikan delapan tuntutan aksi. (Sohib/matin)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar