Jalan ke Sekolahnya Ditutup, Kepala Paud Bilang Itu Urusan Dinas
0 menit baca
Bantenekspose.com- Berkait
dengan aksi warga menutup akses jalan ke sekolah, Kepala Paud Negeri Salman Alfarizi
Bejod, Nani Suryani, mengatakan saat ini pihaknya tinggal menyerahkan
sepenuhnya kepada Pemeritah Kabupaten Lebak dalam hal ini Dinas Pendidikan.
"Saya ini hanya
pegawai biasa mau diberikan akses jalan atau tidak bukanlah keputusan saya. Yang
terpenting bagi saya, bagaimana proses pendidikan ini berjalan sekalipun sekarang
ini sebanyak 28 siswa, harus lewat gang halaman rumah warga," katanya.
Tidak benar, lanjut
Nani, jika sekolah menolak ataupun mengijinkan dari beberapa kali musyawarah. Sebab
urususanya sudah berada di Dinas Pendidikan Lebak, bahkan pihak sekolah
apapupun keputusannya akan setuju.
"Insya Allah
persoalan ini akan segera kami koordinasikan kembali dengan dinas pendidikan,"
katanya.
Saat dikonfirmasi, Kepala
Desa Bejod, Rohmat, membenarkan terhadap kejadian ini. Menurutnya, warga kesal
terhadap pihak sekolah yang berujung pada penutupan akses jalan.
"Saya kira ini
mesti ada jalan keluarnya, jangan sampai pendidikan dikorbankan. Sebab akses
jalan yang biasanya dilalui itu adalah tanah milik warga dan satu-satunya
alternatif yaitu dengan membuka jalan kembali, lurus dengan Paud. Jangan khawatir,
pihak desa akan menata kembali sekolah tesebut karena ini kepentingan bersama,"
katanya. (matin)
