NEWS

Hikmah Dibalik Gerhana Matahari



Seluruh santri dan warga di lingkungan Pondok Pesantren Daarul 'Ulum Panyaungan Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak, melaksanakan pengajian usai pelaksanaan shalat gerhana matahari. (foto: dok. Humas Pontren DU)

Bantenekspose.com - Gerhana matahari dan bulan adalah sebuah tanda dari sekian banyak tanda kekuasaan Allah kepada hamba-hambaNya, tentunya memiliki faidah dan pelajaran yang sangat indah. seorang muslim semestinya mengambil dari tanda-tanda kekuasaan Allah hikmah yang terkandung di dalamnya.

Menurut Ketua Harian Yayasan Pondok Pesantren Daarul ‘Ulum al-Islamiyyah Panyaungan, Bundaniji, banyak hikmah yang harus jadi bahan renungan dari gerhana matahari dan bulan.

“Di antara faidah terjadinya gerhana matahari dan bulan, matahari dan bulan adalah salah satu di antara makhluk Allah yang besar namun tunduk di bawah kekuasaan Allah. Dengan terjadinya gerhana maka akan terjadi perubahan iklim dan keadaan setelahnya,” ujar Bundaniji

Selain itu, kata Bundaniji, persitiwa gerhana matahari maupun bulan, menjadi pengingat terhadap hati yang lalai dan lupa akan Rabbnya, sehingga akan sadar dan melakukan kewajibannya sebagai hamba Allah. Persitiwa gerhana juga, sebagai pelajaran untuk semua manusia apa yang akan terjadi di hari qiyamah kelak, sehingga semakin mempersiapkan diri untuk menghadapi hari bertemu dengan-Nya.

“Hikmah lain dari peristiwa ini, sebagai pengingat bahwa manusia harus selalu berada dalam kondisi Al Khauf (takut) dan Ar Roja (mengharap Pahala Allah), begitulah matahari tertutup setelah normal, kemudian menjadi normal kembali,” lanjutnya, seperti rilis yang diterima bantenekspose.com

Dikatakan, kadang seorang yang tidak berdosa akan terkena dampak musibah, bagaimana dengan yang selalu berbuat dosa, maka berhentilah. Demikian juga, kebanyakan kaum Muslimin mendatangi shalat tanpa perasaan takut.

“Dengan adanya Shalat Gerhana dengan kondisi yang mencemaskan dari gerhana tersebut barangkali menjadi kebiasaan baik untuk selalu pergi ke masjid menjalankan shalat lima waktu dengan penuh rasa takut jika tidak diterima shalatnya,” pungkas Bundaniji. (sg)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar