Grunge Tangerang Is Dead (TID) Bakal Gelar Event Di Anyer.
0 menit baca
Batenekspose.com - Tangerang is dead (TID) adalah komunitas
musik bagi para pecinta grunge,
dimana scane musik seattle ini pernah berjaya di tahun 90an. Sebut saja ada
pearl jam, nirvana dan alice in chains.
Seiring dengan adanya perkembangan musik perlahan grunge seperti hilang tergerus oleh
musik mainstream dan industrial, ternyata itu salah karena regenerasi dari para
penikmat musik hingar bingar ini tidak lantas memudar, terbukti dari adanya
komunitas grunge di Tangerang, yang kini telah menginjak usia ke tujuh tahun
pada tanggal 2 april 2016 mendatang.
Dika salah satu perwakilan komunitas Tid sekaligus
vokalis/gitaris dari band Cuma Kamu (CK) mengatakan bahwa event DDG (drink
drunk grunge) fest ini menjadi simbol keberadaan komunitas grunge di tanah air
khusus nya di tangerang.
"Saya berharap semua bisa berada dalam satu wadah di
komunitas ini,tentunya untuk saling support dan mengembangkan bakat bermusik,"
katanya kepada bantenekspose.com
Untuk perhelatan anniversary 7th drink drunk grunge tahun ini, akan di isi oleh backdoor, coburn,cuma kamu, wajik, flanel lusuh, 27die, evenflow dan masih banyak sederet band yang mumpuni dan asik untuk ber"moshing".
Untuk perhelatan anniversary 7th drink drunk grunge tahun ini, akan di isi oleh backdoor, coburn,cuma kamu, wajik, flanel lusuh, 27die, evenflow dan masih banyak sederet band yang mumpuni dan asik untuk ber"moshing".
Tempat yang di singgahi DDG ke 7 kali ini adalah pantai Anyer.
Selain tempat yang cukup luas, pantai dipilih karena di khawatirkan akan
membludaknya anak grunge dari berbagai daerah. Selain itu, Anyer juga bisa
untuk sarana melepas kepenatan.
"Saya mengharapkan semua grunger dari berbagai daerah
bisa hadir di perhelatan drink drunk grunge ke-7 ini, mari kita berkumpul
bersilaturahmi di acara kami (TID),” ujarnya.
Acara yang bakal dimulai dari jam 10.00 WIB ini, bakal
diikuti oleh 35 band grunge dari berbagai daerah. “Event tahunan ini akan terus
berlangsung selama komunitas masih berdiri,” kata Eko salah satu pendiri TID
(dri).
