NEWS

Dinilai Tak Koperatip, Warga Bejod Tutup Akses Jalan ke PAUD Negeri

Akses Jalan menuju PAUD Negeri Salman Alfarizi ditutup warga (foto: matin)
Bantenekspose.com -  Gara-gara kesal dengan pihak sekolah, yang dinilai tidak koperatif dan sinergis dengan masyarakat serta pemerintah desa, warga Bejod akhirnya menutup akses jalan menuju Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Negeri Salman Alfarizi.

Kejadian penutupan dilakukan warga pada hari Sabtu (5/3) dengan cara memagari jalan menuju sekolah.

Informasi yang berhasil dihimpun,  kejadiannya bermula kejadian ini dari persoalan kebutuhan masyarakat yang meminta kepada pihak sekolah untuk memberikan akses jalan menuju lahan pertanian dan menuju kantor desa. Bukan hanya itu, Sekolah Dasar Negeri 1 Bejod Kecamatan Wanasalam pun terkena dampak, karena sekolah ini persis berada di belakang paud.

"Kami heran kepada pihak sekolah sisi keberatannya dimana, tanah yang ditempati Paud ini adalah tanah bengkok desa. Wajar ketika warga minta jalan untuk kebutuhan umum," ujar salah seoarang tokoh masayarakat bejod Arka, kepada wartawan.

Dikatakan Arka, pemagaran ini dilakukan bukan berarti tidak mendukung pendidikan, namun kerjasama denga warga pun itu penting bukan hanya membawa kepentingan sekolah saja.

"Jika memang tidak ada niatan dari kepala sekolah yang notabenenya pegawai negeri sipil, saya berharap kepala sekolah Paud Salman Alfarizi ini untuk dipindah, sebab tidak bisa diajak kerjasama," katanya.

Senada juga disampaikan warga lainya Dedi, bahwa persoalan ini pernah dimusyawarahkan dengan pihak sekolah. Awalnya setuju, namun belakangan menolak. Padahal pihak sekolah tahu, jika lahan yang ditempatinya adalah tanah milik desa, tetapi bersikukuh bertahan dengan mengorbankan semuanya.


"Perlu diketahui akses jalan menuju sekolah yang dipagar sekarang ini, adalah tanah milik warga. Rencananya akan ditempati bangunan rumah, sementara alternatif lainnya ada warga yang memberikan jalan, namun itu bertepatan lurus dengan Paud. Saya kira itu bukan pesoalan yang berat sebab warga dan masyarakat akan menata kembali," katanya. (Matin)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar