Di Lebak, Mendikbud Disambut Demo Kumala
0 menit baca
Bantenekspose.com - Menyambut kedatangan sang menteri, Keluarga
Mahasiswa Lebak (Kumala) menggelar aksi unjuk rasa di lingkaran Mandala yang
sudah dijaga ketat petugas Polres Lebak.
Aksi unjuk rasa berlangsung pukul 09.15 WIB. Mereka ingin menyampaikan kepada Menteri Pendidikan jika Kabupaten Lebak adalah kabupaten tertinggal , terutama dalam bidang pendidikannya.
Aksi unjuk rasa berlangsung pukul 09.15 WIB. Mereka ingin menyampaikan kepada Menteri Pendidikan jika Kabupaten Lebak adalah kabupaten tertinggal , terutama dalam bidang pendidikannya.
Koordinator lapangan (Korlap) aksi Nurhidayat menyebutkan, saat
ini di Kabupaten Lebak masih banyak dijumpai angka putus sekolah yang tinggi
dengan rata-rata lama sekolah hanya 6,45. "Pelayanan pendidikan juga belum
maksimal. Keadilan dan pemerataan pendidikan sampai saat ini belum merata,
padahal sudah jelas pendidikan diselenggarakan secara demokratus dan
berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi
manusia," tegas Nurhidayat, (31/03/).
Sambil mendengarkan orasi, puluhan mahasiswa ini juga
membentangkan spanduk kain bertuliskan "Selamat Datang Bapak Menteri Di
Kabupaten Tertinggal". Di Lebak hingga kini kekurangan guru sekitar 4 ribu
guru sehingga berdampak terhadap peningkatan kualitas mutu pendidikan,"
terangnya.
Karenanya, Kumala menuntut kepada Mentri Pendidikan dan Kebudayaan
untuk menyikapi beberapa masalah pendidikan di Kabupaten yang dipimpin Iti
Octavia Jayabaya.
"Segera meningkatkan kualitas sarana dan prasarana
pendidikan, meningkatkan kesejahteraan guru, menyelenggarakan pendidikan gratis
secara menyeluruh tanpa terkecuali. Segera evaluasi sistem pendidikan dan
jangan jadikan uian nasional sebagai formalitas," tukasnya. (RaS)
