NEWS

Bulog Genjot Serapan Gabah Lokal

Bantenekspose.com - Badan urusan logistik (Bulog) sub Divre Lebak-Pandeglang terus menggenjot serapan gabah lokal. Hal ini dilakukan agar petani lokal tidak kesulitan untuk menjual gabah hasil panen. Selain itu, langkah ini juga dilakukan untuk menyelamatkan gabah petani supaya harganya tidak anjlok.

"Untuk tahun ini kita berupaya menargetkan dapat menyerap gabah petani lokal sebanyak 35 ribu ton dan yang baru terserap dalan pengadaan sekitar 850 ton ," ujar Agus Siswantoro dari Satuan Kerja (Satker) ‎Pengadaan pada Bulog Sub Divre Lebak-Pandeglang, usai melakukan monitoring ke sejumlah lahan peswahan milik petani di Lebak Selatan kepada Bantenekspose.com, Selasa (22/3/2016).

Dikatakan Agus, dari hasil pantauan di lapangan harga Gabah Kering Panen (GKP) di petani maupun di penggilingan rata-rata mencapai Rp 3.700 per kilogram. Sehingga, lanjut Agus, pihaknya optimis target serapan gabah lokal tahun ini dapat tercapai. Sebab harga penerimaan di Bulog sendiri mencapai Rp 3.750 per kilogram sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) sebagaimana intruksi presiden (Impres) nomor 5 Tahun 2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah atau Beras dan Penyaluran Beras, HPP GKP Rp 3.700 kilogram di tingkat petani, sedangkan di penggilingan Rp 3.750 per kilogram. HPP GKG Rp 4.600 per kilogram di penggilingan dan Rp 4.650 kilogram di gudang Bulog. Sedangkan, HPP beras mencapai Rp 7.300 per kilogram di gudang Bulog.

“Saat ini kita terus gencar turun ke lapangan melakukan sosialisasi dan melakukan pantauan harga, Alhamdulillah masih sesuai dengan HET, sehingga kita optimistis bisa menyerapnya. Namun, karena saat ini pelaksanaan panen belum merata, sehingga kita harus menunggu. Ya perkiraan pertengahan April nanti,” katanya. (Matin)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar