Awas........! Pengidap HIV/AIDS di Dadap Bertambah
0 menit baca
Bantenekspose.com - Sebanyak 54 Pekerja
Seks Komersial (PSK) di Cheng-In Dadap, Kecamatan Kosambi, dari 370 PSK yang
ada, dinyatakan positif menghidap HIV/AIDS. Selain wajib lapor, para PSK ini
perlu diwaspadai agar tidak berpindah ke tempat-tempat lain.
Kepala Puskesmas Kosambi Hendra Tarmizi
mengatakan, sejak 2015 silam memeng terdapat 54 PSK yang mengidap HIV/AIDs.
Para PSK ini wajib memeriksakan diri ke Puskesmas maupun ke tempat kesehatan
lainnya. Setiap seminggu sekali di cek, ternyata jumlah penderita HIV/AIDs
malah bertambah. Sejak Januari 2016 hingga Maret ini bertambah 6 PSK yang
mengidap HIV/AIDS.
Setelah pihak puskesmas menyatakan 60 PSK
positif menyidap HIV/AIDS, Hendra minta kepada mereka untuk rutin mengambil
obat di puskesmas. Ia mengatakan, HIV/AIDS ini tidak bisa disembuhkan dan harus
minum obat seumur hidup. Akhir-akhir ini para wanita pekerja seks sudah mulai
menunjukkan resistensi ringan. Para PSK yang terjangkit HIV/AIDS sebelumnya
rutin memeriksakan diri ke Puskesmas Pembantu (Pustu). Tapi sekarang tidak ada
lagi yang datang ke Pustu untuk memeriksakan dirinya dan mengambil obat.
Hendra menjelaskan, saudara, teman atau
siapa saja dapat tertular HIV/AIDS dari seseorang yang sudah terinfeksi.
Walaupun orang tersebut tidak kelihatan sakit, bahkan dari hasil tes HIV/AIDs
tidak positif. Darah, cairan vagina, air mani dan air susu ibu yang terinfeksi
HIV/AIDS mengandung virus yang cukup mematikan itu. HIV/AIDS juga bisa menular
melalui hubungan seks dengan orang yang terinfeksi, penggunaan jarum suntik
bergantian dengan orang yang terinfeksi dan kelahiran oleh ibu yang terinfeksi
atau disusui oleh perempuan yang terinfeksi.
“Tapi sejauh ini belum ditemukan orang
yang tertular HIV/AIDS dari air liur atau ludah. Tapi HIV/AIDS bisa menular
melalui oral seks dan dapat melalui ciuman bibir, jika penderita HIV/AIDS
terdapat luka pada bibir atau mulut. Orang yang terinfeksi kurang lebih dua
sampai tiga minggu setelah tertular, mengalami gejala mirip flu, demam, sakit
kepala, otot dan sendi sakit, sakit perut, kelenjar getah bening yang bengkak
atau ruam pada kulit selama satu atau dua minggu.
Lalu virus akan menggandakan diri dalam
tubuh untuk beberapa minggu atau bahkan hitungan bulan sebelum sistem kekebalan
tubuh menanggapi. Selama masa ini hasil tes HIV/AIDS tetap negatif, walaupun
sudah terinfeksi dan bisa menular ke orang lain. “Saat ini belum ada cara yang
aman untuk menyembuhkan HIV/AIDS dan belum ada cara untuk memberantas
HIV/AIDS,” kata Hendra.
