Sumber Air Panas Citando, Kini Dilirik Pemerintah
0 menit baca
Bantenekspose.com - Akhirnya setelah sekian tahun potensi destinasi wisata air panas di Kampung Citando, Desa Senanghati, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, tertidur, kini mulai dilirik Pemerintah. Tahun 2016 ini Pemerintah Kabupaten Lebak, menganggarkan Rp 300 juta untuk penataan lokasi sumber air panas, yang saat ini masih tertutup hutan belantara itu.
Kepala Seksi (Kasi) Ekonomi Pembangunan Kecamatan Malingping, Hendi Suhendi mengatakan, anggaran sebesar Rp 300 juta itu diperuntukan untuk penataan, diantaranya pembuatan kolam, penampungan air panas dan penataan lingkungan lainnya. "Kemungkinan pelaksanaannya sekira pertengahan tahun ini oleh pihak ketiga," katanya.
Sementara untuk akses jalan, lanjut Hendi, itu sudah dimasukan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan, dan menjadi prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2017.
"Kita ingin menggali potensi alam yang ada. Ya, tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya
Secara keseluruhan anggaran pembangunan yang sudah dialokasikan untuk 14 desa se-Kecamatan Malingping, tahun anggaran 2016 ini sebesar Rp 19,1 milyar. "Salah satunya penataan potensi wisata air panas Citando," katanya. (SOHIB)
