Jembatan Bolang Makan Korban, Warga Blokir Jalan
0 menit baca
![]() |
| Gara-gara yang jaga jembatan tertabrak, warga Desa Bolang Kompak Blokir Jembatan. (foto: Matin) |
Bantenekspose.com – Gara-gara penunggu
jembatan ditabrak xenia bernopol B 1909 URQ, sekitar pukul 04.00 WIB Senin
(15/2), warga masyarakat Desa Bolang Kecamatan Malingping, memblokade jalan
Malingping-Saketi, tepatnya di jembatan Bolang.
Papan peringatan yang terpasang rupanya tidak
diindahkan sopir xenia, Amarullah. Warga Jakarta itu terus saja melaju,
menerobos jembatan dan menabrak Yudi (13 tahun) yang mendapat giliran jaga
portal jembatan. Akibatnya Yudi, harus dilarikan Ke Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Malingping, dengan luka yang cukup serius dibagian kepala.
Andres, warga setempat kepada bantenekspose.com mengungkapkan, dirinya bersama warga mengejar Xenia yang mencoba melarikan diri hingga daerah Gunung kencana. Namun dari hasil pengejaran yang dibantu aparat kepolisian mobil tersebut berhenti dan pelaku sudah kabur.
"Ya tadi malam ini petugas jembatan jadi korban tabrak lari, namun identitas mobil tersebut sudah dikantongi pihak kepolisian. Akibatnya, warga hingga tadi pagi bermaksud memblokade jembatan, yang sudah kian parah dan membahayakan pengguna jalan. Bagian plat besi lantai beton sudah bengkok ke atas," katanya.
Dikira Begal
Sementara
itu kepala unit (Kanit) Reskrim Polsek Malingping, Iptu Aam Marto kepada
Bantenekspose.com, membenarkan terhadap kejadian tersebut. Pihaknya sekitar pukul
10.00 WIB, berhasil mengamankan pelaku berjumlah tiga orang, yang ada dalam
Mobil Xenia termasuk sopirnya.Andres, warga setempat kepada bantenekspose.com mengungkapkan, dirinya bersama warga mengejar Xenia yang mencoba melarikan diri hingga daerah Gunung kencana. Namun dari hasil pengejaran yang dibantu aparat kepolisian mobil tersebut berhenti dan pelaku sudah kabur.
"Ya tadi malam ini petugas jembatan jadi korban tabrak lari, namun identitas mobil tersebut sudah dikantongi pihak kepolisian. Akibatnya, warga hingga tadi pagi bermaksud memblokade jembatan, yang sudah kian parah dan membahayakan pengguna jalan. Bagian plat besi lantai beton sudah bengkok ke atas," katanya.
Dikira Begal
"Setelah diadakan pemeriksaan terhadap pelaku, alasan dirinya menerobos pintu jembatan Bolang, tidak tahu jika jembatan tersebut rusak, dan terlihat banyak orang di sekitar jembatan, yang menurut keterangannya mengira begal," katanya. (Matin)
