Jalan Wisata di Lebak Jadi Kubangan
0 menit baca
![]() |
| Akses Jalan Menuju Kawasan Wisata Bagedur Jadi Kubangan, Pemerintah Belum Juga Ambil Sikap. (Foto: S0hib) |
Bantenekspose.com -
Jalan Buana, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, yang
merupakan akses alternatif menuju lokasi wisata Pantai Bagedur tak kunjung
dibangun. Padahal, jalan yang merupakan hasil pengerasan pada tahun 1990-an
itu, nyaris tak bisa dilintasi lantaran terhalang kubangan yang sudah
menyerupai kolam renang.
Kesal dengan kondisi
ini, warga setempat menabur ikan di kubangan jalan tersebut, Selasa (9/2/2016).
Terang saja, warga lain yang didominasi ibu-ibu dan anak-anak tumpah ke
kubangan air, berlomba menangkap ikan yang ditabur di kubangan jalan tersebut.
"Kalau dari tadimah
kesininya rame, ikannya banyak. Ini ikan sengaja ditabur sama warga. Kesal saja
dari dulu sampai sekarang gak dibangun," ujara salah seorang ibu-ibu.
Jalan sepanjang tiga
kilo meter ini, dahulu merupakan jalan alternatif untuk menghindari kemacetan
saat hendak menuju lokasi wisata pantai bagedur. Menurut keterangan yang
didapat dari beberapa sumber, bahwa dampak dari buruknya akses jalan menuju
lokasi wisata Pantai Bagedur ini membuat tingkat kunjungan dari tahun ke tahun
selalu mengalami penurunan. Padahal,
seperti diketahui Pantai Bagedur itu merupakan salah satu sumber Pendapatan
Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lebak terbesar dari sektor wisata pantai.
Salah seorang aparat
Desa Sukamanah, Hidir mengatakan, dahulu ketika jalan tersebut
masih tanah, lonjakan wisatawan ke pantai bagedur dari tahun ke tahunnya selalu
ada peningkatan, karena pada saat itu jalan dengan kondisi masih tanah itu
sagat mudah dilintasi kendaraan. Namun setelah dilakukan pengerasan, tidak
ada satupun wisatawan yang melintas dijalan tersebut.
“Mungkin sekarang
ini jalan hasil pengerasan itu sudah ga zaman lagi, maka wisatawan
banyak yang malas untuk berkunjung ke lokasi wisata, karena jalannya jelek.
Warga juga banyak mengadu ke kami mengeluhkan kondisi jalan tersebut,” katanya.
Dikatakan Hidir,
jika jalan sepanjang tiga kilo meter itu dibangun dengan pengaspalan,
diyakininya wisatawan ke pantai bagedur itu akan kembali meningkat, seperti di
tahun-tahun sebelumnya.
